Paria Kambu, Olahan Pare Isi Ikan Khas Bugis-Makassar yang Gurih dan Menggugah Selera

SulawesiPos.com – Masyarakat Bugis-Makassar memiliki beragam kuliner tradisional unik, salah satunya paria kambu.

Sayuran pare memiliki rasa yang pahit sehingga banyak orang yang menghindarinya.

Namun, ditangan masyarakat Bugis-Makassar, sayur ini bisa disulap menjadi hidangan gurih yang kaya rasa dan aroma rempah.

Paria kambu merupakan sayur tradisional berbahan dasar pare yang diisi campuran ikan dan kelapa sangrai.

Isian tersebut mampu menekan rasa pahit pare sekaligus menghadirkan rasa gurih yang berpadu dengan santan dan bumbu khas Sulawesi Selatan.

Ikan yang umum digunakan adalah ikan teri basah, meski bisa diganti dengan cakalang atau tongkol sesuai selera.

Hidangan ini kerap disajikan sebagai menu rumahan maupun jamuan keluarga.

Tekstur pare yang lembut, dipadukan dengan isian gurih dan kuah santan yang kaya rasa, membuat paria kambu memiliki karakter kuat dan berbeda dari olahan pare pada umumnya.

Resep Paria Kambu Khas Bugis-Makassar

Bahan:

  • 4–5 buah pare
  • 300 gram ikan teri basah
  • 2 butir telur (ambil putihnya)
  • 1 butir kelapa parut, disangrai dan dihaluskan
  • 100 ml santan kental
  • 200 ml santan cair
  • 1 batang serai
  • Asam jawa dan kunyit secukupnya
BACA JUGA: 
Mengenal Pokon, Kuliner Khas Toraja yang Hadir di Tradisi Rambu’ Solo

Bumbu Halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • ½ sendok teh merica halus
  • ½ sendok teh ketumbar halus

Pelengkap:

  • Bawang goreng dan irisan cabai merah

Cara Membuat:

  1. Potong pare sesuai selera, kukus hingga setengah matang, angkat lalu keluarkan bijinya.
  2. Bersihkan ikan teri, buang kepala, kemudian rebus bersama air asam jawa dan kunyit hingga matang.
  3. Tiriskan, buang tulang, lalu haluskan daging ikan.
  4. Campurkan ikan dengan bumbu halus dan kelapa sangrai, tambahkan putih telur, aduk hingga merata.
  5. Isi pare dengan adonan, sisakan sedikit isian untuk dimasak bersama kuah.
  6. Didihkan santan cair, masukkan pare yang telah diisi, sisa adonan, dan serai.
  7. Masukkan santan kental, aduk perlahan hingga pare matang dan kuah mengental.
  8. Koreksi rasa, angkat, dan sajikan dengan taburan bawang goreng serta irisan cabai merah.

SulawesiPos.com – Masyarakat Bugis-Makassar memiliki beragam kuliner tradisional unik, salah satunya paria kambu.

Sayuran pare memiliki rasa yang pahit sehingga banyak orang yang menghindarinya.

Namun, ditangan masyarakat Bugis-Makassar, sayur ini bisa disulap menjadi hidangan gurih yang kaya rasa dan aroma rempah.

Paria kambu merupakan sayur tradisional berbahan dasar pare yang diisi campuran ikan dan kelapa sangrai.

Isian tersebut mampu menekan rasa pahit pare sekaligus menghadirkan rasa gurih yang berpadu dengan santan dan bumbu khas Sulawesi Selatan.

Ikan yang umum digunakan adalah ikan teri basah, meski bisa diganti dengan cakalang atau tongkol sesuai selera.

Hidangan ini kerap disajikan sebagai menu rumahan maupun jamuan keluarga.

Tekstur pare yang lembut, dipadukan dengan isian gurih dan kuah santan yang kaya rasa, membuat paria kambu memiliki karakter kuat dan berbeda dari olahan pare pada umumnya.

Resep Paria Kambu Khas Bugis-Makassar

Bahan:

  • 4–5 buah pare
  • 300 gram ikan teri basah
  • 2 butir telur (ambil putihnya)
  • 1 butir kelapa parut, disangrai dan dihaluskan
  • 100 ml santan kental
  • 200 ml santan cair
  • 1 batang serai
  • Asam jawa dan kunyit secukupnya
BACA JUGA: 
Mengenal Pokon, Kuliner Khas Toraja yang Hadir di Tradisi Rambu’ Solo

Bumbu Halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • ½ sendok teh merica halus
  • ½ sendok teh ketumbar halus

Pelengkap:

  • Bawang goreng dan irisan cabai merah

Cara Membuat:

  1. Potong pare sesuai selera, kukus hingga setengah matang, angkat lalu keluarkan bijinya.
  2. Bersihkan ikan teri, buang kepala, kemudian rebus bersama air asam jawa dan kunyit hingga matang.
  3. Tiriskan, buang tulang, lalu haluskan daging ikan.
  4. Campurkan ikan dengan bumbu halus dan kelapa sangrai, tambahkan putih telur, aduk hingga merata.
  5. Isi pare dengan adonan, sisakan sedikit isian untuk dimasak bersama kuah.
  6. Didihkan santan cair, masukkan pare yang telah diisi, sisa adonan, dan serai.
  7. Masukkan santan kental, aduk perlahan hingga pare matang dan kuah mengental.
  8. Koreksi rasa, angkat, dan sajikan dengan taburan bawang goreng serta irisan cabai merah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru