TNI AD menyebut wafatnya Ryamizard Ryacudu sebagai kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Mantan KSAD dan Menteri Pertahanan itu dikenang atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya dalam memperkuat pertahanan nasional.
TNI AD menyatakan menghormati kebebasan berekspresi dalam film dokumenter Pesta Babi, namun menilai terdapat narasi yang tidak sesuai fakta. Di sisi lain, TPNPB-OPM mengapresiasi film tersebut karena dianggap menggambarkan kondisi Papua.
TNI AD menegaskan keterlibatannya dalam patroli dan penindakan begal bersama Polda Metro Jaya hanya bersifat perbantuan. Kewenangan penyelidikan, penangkapan, dan proses hukum tetap berada di tangan Polri.