Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan digitalisasi melalui sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) menjadi kunci reformasi tata kelola pupuk nasional untuk memastikan pupuk subsidi diterima petani
Owner Biota Grup, Muhammad Ali Ngewa, yang turut hadir dalam kegiatan menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari konsep kemitraan yang komprehensif untuk membantu petani.
Saat harga pupuk dunia melonjak lebih dari 40% akibat gangguan pasokan global, Presiden Prabowo justru mengambil langkah berbeda dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
Kementerian Pertanian memastikan kesiapan menghadapi potensi kemarau panjang tahun 2026 dengan langkah mitigasi yang terukur dan berbasis kondisi lapangan.
Wamentan Sudaryono menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian pada Rabu (15/4) guna membahas peluang kerja sama di sektor pertanian, khususnya terkait impor pupuk urea dari Indonesia.