Badan Gizi Nasional mengidentifikasi 76 sekolah mampu di Pulau Jawa yang sebelumnya masuk distribusi Makan Bergizi Gratis. Anggaran untuk 39.352 siswa itu akan dialihkan ke kelompok yang lebih membutuhkan, termasuk daerah 3T, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak rentan gizi.