"Kami sangat khawatir dan tidak berhenti berdoa agar anak saya segera dibebaskan, kami harapkan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah berhasil dan seluruh ABK dapat selamat dari para perompak," ujar Syamsuddin.
Empat WNI awak kapal tanker Honour 25 yang disandera perompak di perairan Somalia menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah mengerahkan jalur diplomasi dan pihak ketiga.
Keluarga Samadikun, kapten kapal tanker Honour 25, yang dibajak perompak Somalia, sejak Selasa pekan lalu (21/4/2026), sangat menantikan kabar terbaru dari Samadikun, yang saat ini masih disandera di perairan Somalia.
Pemerintah terus memantau penyanderaan 17 ABK kapal tanker Honour 25 oleh perompak Somalia. Empat WNI ikut disandera, dua di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan.
“Kami berharap pada bapak Presiden Pabowo, agar mampu menolong anak kami yang saat ini disandera perompak Somalia, kami sangat khawatir dengan keselamatannya dan rekan-rekannya di kapal,” ungkap Syamsuddin.