Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kedaulatan pangan dan menghentikan kebocoran kekayaan negara agar manfaat sumber daya nasional dapat dinikmati seluruh rakyat.
Di KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan, stabilitas, dan perdamaian negara, serta mendorong penguatan kerja sama pangan kawasan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya kepemimpinan berani dan reformasi sistem pertanian untuk menjaga kedaulatan pangan, mendorong hilirisasi, serta mempercepat lompatan ekonomi nasional.
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menegaskan bahwa langkah penghentian dan pembatasan impor pangan serta penertiban tata kelola beras menjadi titik balik penting dalam upaya merebut kembali kedaulatan pangan nasional.