"Kami sangat khawatir dan tidak berhenti berdoa agar anak saya segera dibebaskan, kami harapkan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah berhasil dan seluruh ABK dapat selamat dari para perompak," ujar Syamsuddin.
Keluarga Samadikun, kapten kapal tanker Honour 25, yang dibajak perompak Somalia, sejak Selasa pekan lalu (21/4/2026), sangat menantikan kabar terbaru dari Samadikun, yang saat ini masih disandera di perairan Somalia.
Pihak keluarga dari Ashari sempat mendapatkan kabar pada detik-detik terjadinya pembajakan oleh para perompak. Ashari pun menceritakan kisahnya saat pembajakan kepada keluarga.
“Kami berharap pada bapak Presiden Pabowo, agar mampu menolong anak kami yang saat ini disandera perompak Somalia, kami sangat khawatir dengan keselamatannya dan rekan-rekannya di kapal,” ungkap Syamsuddin.