Bupati Andi Asman Pantau Venue Porprov Sulsel 2026, Kesiapan Bone Capai 80 Persen

SulawesiPos.com – Persiapan Kabupaten Bone sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 terus dikebut.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., turun langsung memantau perkembangan pengerjaan stadion yang akan menjadi salah satu venue penting dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, Rabu (2/9/2026).

Dalam pemantauan itu, Bupati AAS mengecek sejumlah bagian stadion, mulai dari progres pengerjaan lapangan, kursi penonton, tribun terbuka hingga mural yang menjadi bagian dari penataan kawasan stadion.

Bupati ingin memastikan seluruh fasilitas yang dipersiapkan benar-benar dalam kondisi layak, aman, dan nyaman saat digunakan para atlet maupun masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan Porprov 2026.

Pemantauan lapangan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.

Menurut Bupati AAS, kesiapan venue merupakan salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov.

Bukan hanya soal lapangan pertandingan, tetapi juga fasilitas pendukung yang akan memberikan kenyamanan bagi atlet, official, panitia, dan penonton.

BACA JUGA:  Bupati Bone Hadiri Rakor Perkebunan 2026, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Tebu

“Yang kita pastikan bukan hanya lapangannya, tetapi seluruh fasilitas pendukungnya. Kursi penonton, tribun, hingga penataan kawasan harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Andi Asman.

Ia menegaskan, Bone harus memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik sebagai tuan rumah Porprov Sulsel XVIII. Karena itu, progres pekerjaan terus dipantau agar berbagai kekurangan dapat segera ditindaklanjuti.

Selain aspek teknis, keberadaan mural dan penataan visual stadion juga mendapat perhatian. Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan stadion tidak hanya fungsional sebagai venue olahraga, tetapi juga memiliki tampilan yang lebih menarik dan mencerminkan semangat olahraga serta identitas daerah.

Bupati AAS berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja maksimal sehingga persiapan venue Porprov 2026 berjalan sesuai rencana.

“Harapan kita semuanya siap tepat waktu. Kita ingin Porprov di Bone sukses dari sisi penyelenggaraan dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh kontingen yang datang,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Bone, Andi Akbar, mengungkapkan persiapan secara umum telah mencapai 75 hingga 80 persen.

BACA JUGA:  Buka Sertifikasi Tenaga Konstruksi, Bupati Bone Beberkan Rahasia Ekonomi Melonjak 7,8 Persen

Menurutnya, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum pelaksanaan Porprov yang tinggal sekitar dua bulan lagi.

“Kalau kita mau bicara persen atau persentase terkait dengan kesiapan, ya kemungkinan 75 sampai 80 persen,” kata Andi Akbar.

Ia menjelaskan, sisa sekitar 20 persen tersebut merupakan pembenahan sejumlah venue yang akan digunakan untuk pertandingan.

“Sisa 20 persen yaitu pembenah-pembenahan beberapa venue,” ujarnya.

Salah satu venue yang menjadi perhatian adalah Stadion Lapatau. Stadion tersebut menjadi salah satu venue utama dalam pelaksanaan Porprov di Kabupaten Bone.

“Termasuk venue yang paling besar yaitu Stadion Lapatau,” jelasnya.

Andi Akbar mengatakan, pengerjaan Stadion Lapatau saat ini masih berlangsung. Begitu pula dengan sejumlah venue pertandingan lainnya yang masih membutuhkan penyelesaian.

“Termasuk kesiapan venue yang mungkin hari ini belum rampung secara keseluruhan. Termasuk stadion yang pelaksanaannya sementara berlangsung, begitu pula dengan venue-venue yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan penyampaian dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, pembukaan Porprov dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone. Sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.

BACA JUGA:  Resmikan IPLT, Bupati Bone Targetkan TPA Jadi Kawasan Produktif dan Ramah Lingkungan

“Insyaallah pembukaan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan penutupan dilaksanakan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Untuk sepak bola, final juga akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.

“Kalau pembukaannya dilaksanakan di Kabupaten Bone, penutupannya nanti final-nya di Kabupaten Wajo,”tandasnya.

Diketahui, Kabupaten Bone bersama Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah Porprov Sulsel XVIII 2026. Sebagai tuan rumah, Bone mendapat porsi besar dalam pelaksanaan pertandingan dengan menyiapkan berbagai venue dan fasilitas pendukung.

Dengan persiapan yang terus digenjot, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis seluruh venue dapat siap digunakan dan memberikan dukungan maksimal bagi kelancaran Porprov Sulsel XVIII 2026. (kar)

SulawesiPos.com – Persiapan Kabupaten Bone sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 terus dikebut.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., turun langsung memantau perkembangan pengerjaan stadion yang akan menjadi salah satu venue penting dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, Rabu (2/9/2026).

Dalam pemantauan itu, Bupati AAS mengecek sejumlah bagian stadion, mulai dari progres pengerjaan lapangan, kursi penonton, tribun terbuka hingga mural yang menjadi bagian dari penataan kawasan stadion.

Bupati ingin memastikan seluruh fasilitas yang dipersiapkan benar-benar dalam kondisi layak, aman, dan nyaman saat digunakan para atlet maupun masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan Porprov 2026.

Pemantauan lapangan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.

Menurut Bupati AAS, kesiapan venue merupakan salah satu faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov.

Bukan hanya soal lapangan pertandingan, tetapi juga fasilitas pendukung yang akan memberikan kenyamanan bagi atlet, official, panitia, dan penonton.

BACA JUGA:  Kantor Imigrasi Bone Resmi Beroperasi, Pengawasan Orang Asing Jadi Prioritas Utama

“Yang kita pastikan bukan hanya lapangannya, tetapi seluruh fasilitas pendukungnya. Kursi penonton, tribun, hingga penataan kawasan harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Andi Asman.

Ia menegaskan, Bone harus memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik sebagai tuan rumah Porprov Sulsel XVIII. Karena itu, progres pekerjaan terus dipantau agar berbagai kekurangan dapat segera ditindaklanjuti.

Selain aspek teknis, keberadaan mural dan penataan visual stadion juga mendapat perhatian. Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan stadion tidak hanya fungsional sebagai venue olahraga, tetapi juga memiliki tampilan yang lebih menarik dan mencerminkan semangat olahraga serta identitas daerah.

Bupati AAS berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja maksimal sehingga persiapan venue Porprov 2026 berjalan sesuai rencana.

“Harapan kita semuanya siap tepat waktu. Kita ingin Porprov di Bone sukses dari sisi penyelenggaraan dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh kontingen yang datang,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Bone, Andi Akbar, mengungkapkan persiapan secara umum telah mencapai 75 hingga 80 persen.

BACA JUGA:  Bupati Bone Kerahkan Armada Damkar, Suplai Air untuk Sawah Terdampak El Nino

Menurutnya, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum pelaksanaan Porprov yang tinggal sekitar dua bulan lagi.

“Kalau kita mau bicara persen atau persentase terkait dengan kesiapan, ya kemungkinan 75 sampai 80 persen,” kata Andi Akbar.

Ia menjelaskan, sisa sekitar 20 persen tersebut merupakan pembenahan sejumlah venue yang akan digunakan untuk pertandingan.

“Sisa 20 persen yaitu pembenah-pembenahan beberapa venue,” ujarnya.

Salah satu venue yang menjadi perhatian adalah Stadion Lapatau. Stadion tersebut menjadi salah satu venue utama dalam pelaksanaan Porprov di Kabupaten Bone.

“Termasuk venue yang paling besar yaitu Stadion Lapatau,” jelasnya.

Andi Akbar mengatakan, pengerjaan Stadion Lapatau saat ini masih berlangsung. Begitu pula dengan sejumlah venue pertandingan lainnya yang masih membutuhkan penyelesaian.

“Termasuk kesiapan venue yang mungkin hari ini belum rampung secara keseluruhan. Termasuk stadion yang pelaksanaannya sementara berlangsung, begitu pula dengan venue-venue yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan penyampaian dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, pembukaan Porprov dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone. Sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.

BACA JUGA:  Buka Sertifikasi Tenaga Konstruksi, Bupati Bone Beberkan Rahasia Ekonomi Melonjak 7,8 Persen

“Insyaallah pembukaan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan penutupan dilaksanakan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Untuk sepak bola, final juga akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.

“Kalau pembukaannya dilaksanakan di Kabupaten Bone, penutupannya nanti final-nya di Kabupaten Wajo,”tandasnya.

Diketahui, Kabupaten Bone bersama Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah Porprov Sulsel XVIII 2026. Sebagai tuan rumah, Bone mendapat porsi besar dalam pelaksanaan pertandingan dengan menyiapkan berbagai venue dan fasilitas pendukung.

Dengan persiapan yang terus digenjot, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis seluruh venue dapat siap digunakan dan memberikan dukungan maksimal bagi kelancaran Porprov Sulsel XVIII 2026. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru