Ia menjelaskan, sisa sekitar 20 persen tersebut merupakan pembenahan sejumlah venue yang akan digunakan untuk pertandingan.
“Sisa 20 persen yaitu pembenah-pembenahan beberapa venue,” ujarnya.
Salah satu venue yang menjadi perhatian adalah Stadion Lapatau. Stadion tersebut menjadi salah satu venue utama dalam pelaksanaan Porprov di Kabupaten Bone.
“Termasuk venue yang paling besar yaitu Stadion Lapatau,” jelasnya.
Andi Akbar mengatakan, pengerjaan Stadion Lapatau saat ini masih berlangsung. Begitu pula dengan sejumlah venue pertandingan lainnya yang masih membutuhkan penyelesaian.
“Termasuk kesiapan venue yang mungkin hari ini belum rampung secara keseluruhan. Termasuk stadion yang pelaksanaannya sementara berlangsung, begitu pula dengan venue-venue yang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan penyampaian dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, pembukaan Porprov dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone. Sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.
“Insyaallah pembukaan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan penutupan dilaksanakan di Kabupaten Wajo,” ujarnya.
Untuk sepak bola, final juga akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.
“Kalau pembukaannya dilaksanakan di Kabupaten Bone, penutupannya nanti final-nya di Kabupaten Wajo,”tandasnya.
Diketahui, Kabupaten Bone bersama Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah Porprov Sulsel XVIII 2026. Sebagai tuan rumah, Bone mendapat porsi besar dalam pelaksanaan pertandingan dengan menyiapkan berbagai venue dan fasilitas pendukung.
Dengan persiapan yang terus digenjot, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis seluruh venue dapat siap digunakan dan memberikan dukungan maksimal bagi kelancaran Porprov Sulsel XVIII 2026. (kar)

