Bupati Bone Raih Koperasi Award 2026, Satu-satunya Kepala Daerah di Sulsel

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meraih penghargaan Koperasi Award 2026 kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang hadir mewakili Bupati Bone.

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, M.Si., dalam acara Koperasi Award 2026 yang berlangsung di Caroline Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat koperasi sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Penghargaan ini semakin istimewa karena Bupati Bone tercatat sebagai satu-satunya kepala daerah kabupaten di Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara.

Pada kategori yang sama, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Apresiasi atas Komitmen Memajukan Koperasi

Koperasi Award 2026 digelar Kementerian Koperasi RI sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, kepala daerah, dan berbagai pihak yang dinilai memberikan kontribusi serta perhatian nyata terhadap pengembangan koperasi.

BACA JUGA:  Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Bone Perintahkan MBG Serap Tenaga Kerja Warga Kurang Mampu

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penghargaan yang diterima Bupati Bone menjadi pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong koperasi agar tidak sekadar menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.

Koperasi diharapkan semakin berkembang, dikelola secara profesional, serta mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., dalam sambutannya mengatakan Koperasi Award 2026 menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan koperasi.

“Ini pertama kalinya Kementerian Koperasi menggelar Koperasi Award di hotel. Sepertinya koperasi sudah naik kelas,” ujar Ferry yang disambut tawa para undangan.

Namun, di balik suasana tersebut, Ferry menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni.

Menurutnya, apresiasi diberikan atas inovasi dan kontribusi nyata dalam membangun koperasi sesuai cita-cita Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

“Hari ini melalui Koperasi Award 2026, kita memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan kontribusi dalam memajukan koperasi, sesuai dengan cita-cita Bung Hatta selaku Bapak Koperasi Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:  Mutasi Besar di Bone, Evaluasi Kinerja Pejabat Libatkan Tim Independen

Bukan Soal Besar, tetapi Seberapa Besar Manfaatnya

Ferry menekankan bahwa keberhasilan koperasi tidak seharusnya hanya diukur berdasarkan besarnya organisasi ataupun jumlah anggotanya.

Lebih dari itu, koperasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari kekuatan ekonomi nasional.

“Saya ingin keberhasilan koperasi tidak diukur dari seberapa besar organisasinya, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, dan profesional, sekaligus mampu memberikan manfaat nyata serta kontribusi terbaik bagi perekonomian Indonesia.

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meraih penghargaan Koperasi Award 2026 kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang hadir mewakili Bupati Bone.

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, M.Si., dalam acara Koperasi Award 2026 yang berlangsung di Caroline Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat koperasi sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Penghargaan ini semakin istimewa karena Bupati Bone tercatat sebagai satu-satunya kepala daerah kabupaten di Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara.

Pada kategori yang sama, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Apresiasi atas Komitmen Memajukan Koperasi

Koperasi Award 2026 digelar Kementerian Koperasi RI sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, kepala daerah, dan berbagai pihak yang dinilai memberikan kontribusi serta perhatian nyata terhadap pengembangan koperasi.

BACA JUGA:  11 Kali Berturut-turut Raih WTP, Bone Tegaskan Diri sebagai Daerah Berprestasi dan Akuntabel

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penghargaan yang diterima Bupati Bone menjadi pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong koperasi agar tidak sekadar menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.

Koperasi diharapkan semakin berkembang, dikelola secara profesional, serta mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., dalam sambutannya mengatakan Koperasi Award 2026 menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan koperasi.

“Ini pertama kalinya Kementerian Koperasi menggelar Koperasi Award di hotel. Sepertinya koperasi sudah naik kelas,” ujar Ferry yang disambut tawa para undangan.

Namun, di balik suasana tersebut, Ferry menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni.

Menurutnya, apresiasi diberikan atas inovasi dan kontribusi nyata dalam membangun koperasi sesuai cita-cita Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

“Hari ini melalui Koperasi Award 2026, kita memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan kontribusi dalam memajukan koperasi, sesuai dengan cita-cita Bung Hatta selaku Bapak Koperasi Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:  Usai Salat Id, Bupati Bone Resmikan Bus Sekolah BerAmal untuk Pelajar

Bukan Soal Besar, tetapi Seberapa Besar Manfaatnya

Ferry menekankan bahwa keberhasilan koperasi tidak seharusnya hanya diukur berdasarkan besarnya organisasi ataupun jumlah anggotanya.

Lebih dari itu, koperasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari kekuatan ekonomi nasional.

“Saya ingin keberhasilan koperasi tidak diukur dari seberapa besar organisasinya, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, dan profesional, sekaligus mampu memberikan manfaat nyata serta kontribusi terbaik bagi perekonomian Indonesia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru