Dalam unggahan keluarga yang beredar di media sosial, Aan disebut bukan orang asing bagi mereka.
Keluarga mengaku telah mengenalnya sejak kecil dan pernah memperlakukannya dengan baik.
Bahkan, keluarga menyebut pernah memberikan pekerjaan dan sepeda motor kepada Aan setelah ia dewasa.
Unggahan tersebut juga memuat cerita yang disebut sebagai kesaksian Nur Hanissa sebelum meninggal dunia.
Menurut keluarga, Nur Hanissa sempat berpura-pura pingsan setelah mengalami serangan karena khawatir kembali diserang oleh pelaku.
Kesaksian tersebut kini menjadi bagian dari cerita keluarga mengenai peristiwa yang menimpa mereka.
Keluarga juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas meninggalnya anak Nur Hanissa yang masih berusia sekitar dua tahun.
Anak tersebut disebut sebagai cucu laki-laki yang sangat dinantikan oleh keluarga.
Polisi Masih Memburu Terduga Pelaku
Kasus pembunuhan satu keluarga ini masih dalam penanganan kepolisian.

