Dominasi Nasional! Tiga Wakil Bone Antar Sulsel Raih Gelar Juara Asah Terampil Penas XVII

SulawesiPos.com – Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga putra-putri terbaik Bone sukses mengantarkan Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan meraih Juara I Lomba Asah Terampil pada Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena seluruh wakil Sulawesi Selatan yang tampil di babak final berasal dari Bone, yakni Andi Nurlinda, Muh. Yusuf, dan Fatmawati. Ketiganya tampil gemilang hingga mengantarkan Sulsel keluar sebagai juara nasional.

Pada partai final, Sulawesi Selatan mengumpulkan 160 poin, jauh meninggalkan Sumatera Utara dengan 90 poin dan Jawa Tengah yang meraih 50 poin.

Raihan itu memastikan Sulsel berdiri di podium tertinggi ajang bergengsi yang mempertemukan petani dan nelayan terbaik dari seluruh Indonesia.

Penas XVII yang mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan” berlangsung meriah di Provinsi Gorontalo dan resmi ditutup oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

BACA JUGA:  Pemkab Bone Gelar Lomba Lorong dan Dusun Bugiz, Bupati Siapkan Hadiah Menarik

Ajang ini menjadi wadah peningkatan kapasitas petani dan nelayan dalam menguasai inovasi serta teknologi modern untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, pengetahuan, dan semangat berkompetisi selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian dan perikanan di masa depan.

Salah seorang anggota tim, Andi Nurlinda, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Bone untuk mewakili Sulawesi Selatan.

“Bone ditunjuk oleh KTNA Sulsel untuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti lomba Asah Terampil di Gorontalo. Alhamdulillah berhasil meraih juara pertama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada babak grand final tim Sulsel berhasil mengungguli seluruh pesaing dengan nilai tertinggi.
“Di grand final kami memperoleh 160 poin, sementara Sumatera Utara 90 poin dan Jawa Tengah 50 poin,” tambahnya.

Atas capaian tersebut, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada tim asal Bone yang telah mengharumkan nama daerah sekaligus membawa Sulawesi Selatan menjadi juara nasional.

BACA JUGA:  Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Bone Luncurkan Kios Tani dan Pangan Maberre

Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa sumber daya manusia di sektor pertanian Bone memiliki kualitas, kompetensi, dan kemampuan yang mampu bersaing di level nasional.

“Prestasi ini sangat membanggakan. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan mengharumkan nama Bone serta Sulawesi Selatan di ajang nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi petani dan nelayan lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan teknologi pertanian modern demi mewujudkan swasembada pangan,” ujar Bupati.

Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah dengan potensi sumber daya pertanian unggulan yang mampu melahirkan insan pertanian berprestasi hingga tingkat nasional. (kar)

SulawesiPos.com – Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga putra-putri terbaik Bone sukses mengantarkan Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan meraih Juara I Lomba Asah Terampil pada Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena seluruh wakil Sulawesi Selatan yang tampil di babak final berasal dari Bone, yakni Andi Nurlinda, Muh. Yusuf, dan Fatmawati. Ketiganya tampil gemilang hingga mengantarkan Sulsel keluar sebagai juara nasional.

Pada partai final, Sulawesi Selatan mengumpulkan 160 poin, jauh meninggalkan Sumatera Utara dengan 90 poin dan Jawa Tengah yang meraih 50 poin.

Raihan itu memastikan Sulsel berdiri di podium tertinggi ajang bergengsi yang mempertemukan petani dan nelayan terbaik dari seluruh Indonesia.

Penas XVII yang mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan” berlangsung meriah di Provinsi Gorontalo dan resmi ditutup oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

BACA JUGA:  Aksi Bupati Bone Terobos Banjir dan Borong Kue untuk Warga Terdampak

Ajang ini menjadi wadah peningkatan kapasitas petani dan nelayan dalam menguasai inovasi serta teknologi modern untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, pengetahuan, dan semangat berkompetisi selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian dan perikanan di masa depan.

Salah seorang anggota tim, Andi Nurlinda, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Bone untuk mewakili Sulawesi Selatan.

“Bone ditunjuk oleh KTNA Sulsel untuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti lomba Asah Terampil di Gorontalo. Alhamdulillah berhasil meraih juara pertama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada babak grand final tim Sulsel berhasil mengungguli seluruh pesaing dengan nilai tertinggi.
“Di grand final kami memperoleh 160 poin, sementara Sumatera Utara 90 poin dan Jawa Tengah 50 poin,” tambahnya.

Atas capaian tersebut, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada tim asal Bone yang telah mengharumkan nama daerah sekaligus membawa Sulawesi Selatan menjadi juara nasional.

BACA JUGA:  18 Kades PAW Dilantik, Bupati Bone Ingatkan Pentingnya Integritas dan Kerja Nyata

Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa sumber daya manusia di sektor pertanian Bone memiliki kualitas, kompetensi, dan kemampuan yang mampu bersaing di level nasional.

“Prestasi ini sangat membanggakan. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan mengharumkan nama Bone serta Sulawesi Selatan di ajang nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi petani dan nelayan lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan teknologi pertanian modern demi mewujudkan swasembada pangan,” ujar Bupati.

Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah dengan potensi sumber daya pertanian unggulan yang mampu melahirkan insan pertanian berprestasi hingga tingkat nasional. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru