SulawesiPos.com – Dampak banjir yang melanda Kabupaten Luwu Utara tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga memukul sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mencatat sedikitnya 350 hektare lahan persawahan ikut terendam banjir, sehingga berpotensi mengganggu produksi pertanian dan mata pencaharian masyarakat.
Banjir yang terjadi sejak pertengahan Mei tersebut telah menjangkau 29 desa di tujuh kecamatan, dengan jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 3.000 kepala keluarga (KK).
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mengatakan besarnya dampak yang ditimbulkan membuat pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
“Kurang lebih 3.000 kepala keluarga terdampak dan sekitar 350 hektare lahan persawahan ikut terkena dampak banjir,” ujarnya.
Sektor Pertanian Ikut Terpukul
Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam hamparan sawah yang menjadi sumber penghidupan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Kondisi ini dikhawatirkan menyebabkan gagal panen apabila genangan air bertahan dalam waktu lama.
Kerusakan juga diperparah oleh jebolnya beberapa titik tanggul Sungai Rongkong, khususnya di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan.
Sebelumnya, pemerintah desa melaporkan sekitar 100 kepala keluarga di desa tersebut masih bertahan di tengah genangan karena banjir belum sepenuhnya surut.
Luapan Sungai Rongkong juga menyebabkan air menggenangi lahan perkebunan dan kawasan pertanian lainnya, sehingga proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu setelah banjir benar-benar surut.
Bantuan Terus Disalurkan
Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara, Agunawan, mengatakan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama BPBD, PMI, relawan, dan pemerintah desa terus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak,” ujarnya.
Hingga saat ini, sebanyak 173 kepala keluarga telah menerima bantuan berupa 865 kilogram beras serta 173 paket lauk-pauk.
Selain itu, PMI bersama BPBD juga menyalurkan 91 paket Family Kit kepada warga terdampak di Desa Beringin Jaya.


