SulawesiPos.com – Wacana pergantian kepemimpinan di tubuh KADIN Sulawesi Selatan mulai ramai diperbincangkan di tengah dinamika internal organisasi yang belakangan menjadi sorotan publik.
Sejumlah pengurus dan pelaku usaha menilai KADIN Sulsel membutuhkan sosok pemimpin yang lebih fokus membangun soliditas organisasi serta mampu memperkuat hubungan antar pelaku usaha di daerah.
Nama Haji Amir pun mulai disebut-sebut sebagai figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin KADIN Sulsel ke depan.
Salah satu pengurus KADIN Sulsel, Syamsul Bahri Majjaga, menilai organisasi sebesar KADIN membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki jaringan luas, tetapi juga mampu meluangkan waktu untuk mengurus organisasi secara penuh.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini membutuhkan kepemimpinan yang aktif membangun komunikasi dengan seluruh elemen pengusaha, mulai dari UMKM hingga sektor industri besar.
“Jejaring beliau dengan pengusaha lokal di Sulawesi Selatan juga sangat bagus. Itu menjadi modal besar untuk kemajuan organisasi ke depan,” ujar Syamsul, Kamis (7/5/2026).
Ia juga menyinggung padatnya aktivitas Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), yang selama ini menjadi perhatian dalam dinamika internal KADIN Sulsel.
Menurut Syamsul, posisi strategis AIA di parlemen tentu menyita banyak waktu sehingga fokus terhadap organisasi tidak bisa maksimal.
“Kita tentu memahami kesibukan beliau sangat padat. Karena fokus beliau memang banyak tersita pada kerja-kerja parlemen dan pengabdian sebagai wakil rakyat,” jelasnya.
Meski begitu, ia menilai KADIN Sulsel tetap memerlukan figur yang dapat lebih intens mengurus organisasi dan memperkuat konsolidasi internal.
Syamsul menyebut Haji Amir memiliki modal kuat untuk membawa organisasi pengusaha tersebut berkembang lebih baik karena dinilai mampu membangun sinergi antara pengusaha lokal dan pusat.
Selain itu, kedekatan Haji Amir dengan sejumlah tokoh dunia usaha nasional disebut menjadi nilai tambah dalam memperluas jaringan dan peluang investasi di Sulawesi Selatan.
Ia berharap seluruh dinamika yang berkembang di internal organisasi dapat diselesaikan secara terbuka dan mengedepankan semangat persatuan.
Menurutnya, fokus utama KADIN Sulsel saat ini adalah memperkuat kemitraan dengan pemerintah, membuka peluang investasi, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menjadi wadah pemersatu seluruh pelaku usaha di Sulawesi Selatan.

