Warga Sinjai Geger! Petani Lansia 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah

SulawesiPos.com – Suasana di Dusun Kaleleng, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, mendadak ramai pada Selasa (5/5/2026) sore.

Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban diketahui bernama Muhammad Tahir (±80), seorang petani yang selama ini tinggal seorang diri.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh keponakannya, Amir, yang datang berkunjung ke rumahnya.

Saat tiba, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan ke warga sekitar sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, aparat dari Polres Sinjai tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Area sekitar rumah korban kemudian dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.

“Kami telah menerima laporan dan anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan serta proses lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA: 
Petani Optimistis Pertahankan dan Ulangi Capaian Swasembada Beras dibawah Mentan Amran

Selain olah tempat kejadian perkara, polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk proses evakuasi jenazah. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Jenazah Muhammad Tahir kemudian dimakamkan di area belakang rumahnya.

SulawesiPos.com – Suasana di Dusun Kaleleng, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, mendadak ramai pada Selasa (5/5/2026) sore.

Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban diketahui bernama Muhammad Tahir (±80), seorang petani yang selama ini tinggal seorang diri.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh keponakannya, Amir, yang datang berkunjung ke rumahnya.

Saat tiba, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan ke warga sekitar sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, aparat dari Polres Sinjai tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Area sekitar rumah korban kemudian dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.

“Kami telah menerima laporan dan anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan serta proses lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA: 
Alex Indra Lukman Dorong Pemerintah Susun Peta Jalan Ekspor Beras di Tengah Stok Melimpah

Selain olah tempat kejadian perkara, polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk proses evakuasi jenazah. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Jenazah Muhammad Tahir kemudian dimakamkan di area belakang rumahnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru