Gara-Gara Mikrofon Rusak, Pria di Jeneponto Tewas Ditikam Badik

SulawesiPos.com – Insiden tragis yang merenggut nyawa seorang pria terjadi di Jeneponto, Kamis malam (23/4/2026).

Peristiwa ini dipicu persoalan sepele, yakni keributan lama akibat mikrofon rusak saat acara hiburan, yang berujung penikaman.

Korban, Sudirman (46), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius.

Sementara itu, terduga pelaku Safaruddin alias Ampa (27) telah diamankan aparat beberapa jam setelah kejadian.

Peristiwa berdarah tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba.

Berdasarkan informasi kepolisian, konflik antara keduanya sudah berlangsung sejak dua pekan sebelumnya.

Saat itu, korban menghadiri kegiatan karaoke di rumah keluarga pelaku. Mikrofon milik pelaku yang digunakan mengalami kerusakan, sehingga memicu ketegangan.

“Saat itu mikrofon yang digunakan korban rusak dan tidak mengeluarkan suara ke speaker. Korban kemudian merasa jengkel dan mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Batang, Aiptu Hamka dikutip JawaPos Group, Jumat (24/4/2026).

Meski sempat dilerai warga, persoalan tersebut rupanya menyisakan konflik yang belum tuntas.

BACA JUGA: 
Warga Gowa Meninggal di MPP Usai Dua Jam Mengurus Perpindahan Domisili

Situasi kembali memanas pada hari kejadian ketika korban mendatangi pelaku.

“Korban datang sambil menangis dan bertanya kepada pelaku mengapa diperlakukan seperti itu. Namun pelaku tidak merespons,” lanjut Hamka.

Pertemuan itu kemudian berakhir tragis.

Saat korban hendak pergi, pelaku diduga melakukan penyerangan secara tiba-tiba menggunakan badik.

“Korban ditikam di bagian punggung. Saat mencoba berbalik, pelaku kembali menyerang ke arah bawah ketiak kanan hingga korban terjatuh,” tambahnya.

Tak berhenti disitu, pelaku bahkan menikam korban berkali-kali hingga mengalami pendarahan hebat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Togo-togo.

Namun, sekitar 20 menit setelah mendapatkan penanganan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Batang pada Jumat dini hari (24/4/2026).

Polisi juga mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan dalam penikaman.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku korban sebelumnya telah beberapa kali mendatangi rumah pelaku untuk menantang dan mengajak untuk berkelahi.

BACA JUGA: 
Dunia Film Berduka, Robert Duvall Tutup Usia di 95 Tahun

Meski demikian, polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

SulawesiPos.com – Insiden tragis yang merenggut nyawa seorang pria terjadi di Jeneponto, Kamis malam (23/4/2026).

Peristiwa ini dipicu persoalan sepele, yakni keributan lama akibat mikrofon rusak saat acara hiburan, yang berujung penikaman.

Korban, Sudirman (46), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius.

Sementara itu, terduga pelaku Safaruddin alias Ampa (27) telah diamankan aparat beberapa jam setelah kejadian.

Peristiwa berdarah tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba.

Berdasarkan informasi kepolisian, konflik antara keduanya sudah berlangsung sejak dua pekan sebelumnya.

Saat itu, korban menghadiri kegiatan karaoke di rumah keluarga pelaku. Mikrofon milik pelaku yang digunakan mengalami kerusakan, sehingga memicu ketegangan.

“Saat itu mikrofon yang digunakan korban rusak dan tidak mengeluarkan suara ke speaker. Korban kemudian merasa jengkel dan mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Batang, Aiptu Hamka dikutip JawaPos Group, Jumat (24/4/2026).

Meski sempat dilerai warga, persoalan tersebut rupanya menyisakan konflik yang belum tuntas.

BACA JUGA: 
Tragis! Dua Mahasiswi Poltekpar Makassar Asal Palopo Tewas Tertabrak Truk di Solo

Situasi kembali memanas pada hari kejadian ketika korban mendatangi pelaku.

“Korban datang sambil menangis dan bertanya kepada pelaku mengapa diperlakukan seperti itu. Namun pelaku tidak merespons,” lanjut Hamka.

Pertemuan itu kemudian berakhir tragis.

Saat korban hendak pergi, pelaku diduga melakukan penyerangan secara tiba-tiba menggunakan badik.

“Korban ditikam di bagian punggung. Saat mencoba berbalik, pelaku kembali menyerang ke arah bawah ketiak kanan hingga korban terjatuh,” tambahnya.

Tak berhenti disitu, pelaku bahkan menikam korban berkali-kali hingga mengalami pendarahan hebat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Togo-togo.

Namun, sekitar 20 menit setelah mendapatkan penanganan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Batang pada Jumat dini hari (24/4/2026).

Polisi juga mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan dalam penikaman.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku korban sebelumnya telah beberapa kali mendatangi rumah pelaku untuk menantang dan mengajak untuk berkelahi.

BACA JUGA: 
Tabrakan Truk dan Motor di Maros, Remaja 18 Tahun Meninggal Dunia

Meski demikian, polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru