Teriakan Pagi Selamatkan Nyawa, Rumah di Bengo Ludes Terbakar

SulawesiPos.com – Suasana pagi di Dusun Annunge, Desa Walimpong, Kecamatan Bengo, Bone, mendadak mencekam setelah kobaran api melalap habis sebuah rumah warga, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 05.30 Wita.

Rumah milik Rustia (50) tak berhasil diselamatkan. Dalam waktu singkat, api menghanguskan bangunan beserta seluruh isi di dalamnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp200 juta.

Camat Bengo, Asy’ari Pratama Hadipaty, menyebut sejumlah harta benda ikut ludes, mulai dari emas 7 gram, padi 10 karung, jagung 16 karung, satu unit sepeda motor, hingga uang tunai.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Hampir seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan,” ungkapnya.

Peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang terbangun dari tidur dan melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur.

Tanpa pikir panjang, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu pun memecah kesunyian pagi dan mengundang warga berdatangan.

BACA JUGA: 
Tinjau Lokasi Kebakaran di Bengo, Bupati Bone Beri Dukungan Moril

Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, sementara sebagian lainnya berusaha menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Namun, upaya penanganan sempat terkendala karena lokasi dusun yang terpencil serta keterbatasan akses jalan dan jaringan komunikasi.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api baru berhasil dikendalikan sekitar 15 menit kemudian.

“Sekitar pukul 06.15 Wita api berhasil dipadamkan,” jelas Asy’ari.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik akibat saklar lampu yang meleleh. Peristiwa ini pun menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di dalam rumah. (kar)

SulawesiPos.com – Suasana pagi di Dusun Annunge, Desa Walimpong, Kecamatan Bengo, Bone, mendadak mencekam setelah kobaran api melalap habis sebuah rumah warga, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 05.30 Wita.

Rumah milik Rustia (50) tak berhasil diselamatkan. Dalam waktu singkat, api menghanguskan bangunan beserta seluruh isi di dalamnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp200 juta.

Camat Bengo, Asy’ari Pratama Hadipaty, menyebut sejumlah harta benda ikut ludes, mulai dari emas 7 gram, padi 10 karung, jagung 16 karung, satu unit sepeda motor, hingga uang tunai.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Hampir seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan,” ungkapnya.

Peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang terbangun dari tidur dan melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur.

Tanpa pikir panjang, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu pun memecah kesunyian pagi dan mengundang warga berdatangan.

BACA JUGA: 
Tinjau Lokasi Kebakaran di Bengo, Bupati Bone Beri Dukungan Moril

Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, sementara sebagian lainnya berusaha menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Namun, upaya penanganan sempat terkendala karena lokasi dusun yang terpencil serta keterbatasan akses jalan dan jaringan komunikasi.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api baru berhasil dikendalikan sekitar 15 menit kemudian.

“Sekitar pukul 06.15 Wita api berhasil dipadamkan,” jelas Asy’ari.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik akibat saklar lampu yang meleleh. Peristiwa ini pun menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di dalam rumah. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru