Ratusan Kasus Campak di Sulsel, Empat Wilayah Ditetapkan Berstatus Kejadian Luar Biasa

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan empat daerah dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak setelah ratusan kasus ditemukan dalam beberapa waktu terakhir.

Empat wilayah yang dimaksud yakni Makassar, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Luwu, dan Kabupaten Wajo.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, mengungkapkan bahwa hingga kini total kasus yang telah diperiksa mencapai 1.304, dengan 169 di antaranya dinyatakan positif campak.

“Saat ini sudah ada empat daerah yang ditetapkan sebagai KLB campak,” ujarnya dikutip Selasa (14/4/2026).

Tingginya kasus campak di Sulsel disebut berkaitan erat dengan rendahnya cakupan imunisasi pada anak.

Berdasarkan hasil penelusuran, sebagian besar kasus terjadi pada anak yang belum imunisasi campak.

“Sekitar 69 persen kasus terjadi, karena tidak dilakukan imunisasi campak,” tambah Evi.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah telah mengintensifkan berbagai upaya untuk menekan penyebaran, mulai dari peningkatan kewaspadaan hingga pelaksanaan imunisasi massal di wilayah terdampak.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengoptimalkan sistem pelacakan kasus berbasis digital.

BACA JUGA: 
Campak Merebak di Sulsel, Kemenkes Tetapkan KLB di Tujuh Daerah

Setiap dugaan kasus akan dilaporkan melalui aplikasi, kemudian diverifikasi oleh tenaga kesehatan sebelum dilakukan penelusuran kontak langsung ke lapangan.

“Kalau ada kasus suspek campak terdeteksi akan dilaporkan di satu aplikasi dan ini akan muncul sebagai peringatan, kemudian diverifikasi oleh petugas kesehatan dan melakukan tracing untuk mencari kontak dengan jalan door to door,” katanya.

Meski status KLB telah ditetapkan di empat wilayah tersebut, pemerintah memastikan kondisi masih terkendali.

Penanganan kasus dinilai cukup ditangani dengan sumber daya yang ada tanpa perlu penambahan tenaga kesehatan maupun pendirian posko khusus.

“Alhamdulillah selama ini sudah berjalan dengan baik dan dapat kita tangani,” pungkas Evi.

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan empat daerah dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak setelah ratusan kasus ditemukan dalam beberapa waktu terakhir.

Empat wilayah yang dimaksud yakni Makassar, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Luwu, dan Kabupaten Wajo.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, mengungkapkan bahwa hingga kini total kasus yang telah diperiksa mencapai 1.304, dengan 169 di antaranya dinyatakan positif campak.

“Saat ini sudah ada empat daerah yang ditetapkan sebagai KLB campak,” ujarnya dikutip Selasa (14/4/2026).

Tingginya kasus campak di Sulsel disebut berkaitan erat dengan rendahnya cakupan imunisasi pada anak.

Berdasarkan hasil penelusuran, sebagian besar kasus terjadi pada anak yang belum imunisasi campak.

“Sekitar 69 persen kasus terjadi, karena tidak dilakukan imunisasi campak,” tambah Evi.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah telah mengintensifkan berbagai upaya untuk menekan penyebaran, mulai dari peningkatan kewaspadaan hingga pelaksanaan imunisasi massal di wilayah terdampak.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengoptimalkan sistem pelacakan kasus berbasis digital.

BACA JUGA: 
Campak Merebak di Sulsel, Kemenkes Tetapkan KLB di Tujuh Daerah

Setiap dugaan kasus akan dilaporkan melalui aplikasi, kemudian diverifikasi oleh tenaga kesehatan sebelum dilakukan penelusuran kontak langsung ke lapangan.

“Kalau ada kasus suspek campak terdeteksi akan dilaporkan di satu aplikasi dan ini akan muncul sebagai peringatan, kemudian diverifikasi oleh petugas kesehatan dan melakukan tracing untuk mencari kontak dengan jalan door to door,” katanya.

Meski status KLB telah ditetapkan di empat wilayah tersebut, pemerintah memastikan kondisi masih terkendali.

Penanganan kasus dinilai cukup ditangani dengan sumber daya yang ada tanpa perlu penambahan tenaga kesehatan maupun pendirian posko khusus.

“Alhamdulillah selama ini sudah berjalan dengan baik dan dapat kita tangani,” pungkas Evi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru