Bone Tujuan Investasi, Investor Jepang Lirik Budidaya Perikanan dan Pelestarian Mangrove

Sistem ini menggabungkan tambak budidaya perikanan dengan keberadaan hutan mangrove sebagai bagian utama ekosistem.

Dalam konsep yang ditawarkan Akune, sekitar 60 hingga 80 persen area tetap dipertahankan sebagai hutan mangrove, sementara 20 hingga 40 persen lainnya dimanfaatkan sebagai parit atau kolam untuk budidaya ikan, udang, maupun kepiting.

Menurut Akune, mangrove berperan sebagai biofilter alami yang mampu menjaga kualitas air, menyediakan pakan alami, serta melindungi kawasan dari abrasi dan kerusakan lingkungan.

“Mangrove ini sangat penting karena berfungsi sebagai penyaring alami, menjaga kualitas air, dan menyediakan nutrisi bagi biota. Dengan sistem ini, kebutuhan pakan tambahan dan obat-obatan bisa ditekan, sehingga budidaya menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya. (kar)

BACA JUGA:  Seleksi Ketat Kades PAW 2026 di Bone, 52 Calon Disaring Lewat Uji Kompetensi

Sistem ini menggabungkan tambak budidaya perikanan dengan keberadaan hutan mangrove sebagai bagian utama ekosistem.

Dalam konsep yang ditawarkan Akune, sekitar 60 hingga 80 persen area tetap dipertahankan sebagai hutan mangrove, sementara 20 hingga 40 persen lainnya dimanfaatkan sebagai parit atau kolam untuk budidaya ikan, udang, maupun kepiting.

Menurut Akune, mangrove berperan sebagai biofilter alami yang mampu menjaga kualitas air, menyediakan pakan alami, serta melindungi kawasan dari abrasi dan kerusakan lingkungan.

“Mangrove ini sangat penting karena berfungsi sebagai penyaring alami, menjaga kualitas air, dan menyediakan nutrisi bagi biota. Dengan sistem ini, kebutuhan pakan tambahan dan obat-obatan bisa ditekan, sehingga budidaya menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya. (kar)

BACA JUGA:  Bupati Bone Hadiri Rakor Perkebunan 2026, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Tebu

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru