Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar menemukan 40 jenis makanan kedaluwarsa di berbagai swalayan yang tersebar di Makassar dan Gowa.
Inspeksi dilakukan di sejumlah retail, toko, warung, serta pasar modern dan tradisional, dengan total 251 jenis makanan yang diperiksa bersama instansi terkait.
“Selama kami aktifkan sidak di dua lokasi yakni Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, terdapat 40 jenis makanan kemasan atau kaleng yang sudah kedaluwarsa,” ujar Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, di Makassar, Senin (29/12/2025).
Pihak-pihak yang kedapatan menjual barang kedaluwarsa diminta menarik seluruh produk dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut.
Yosef menambahkan, pengawasan ini bertujuan memastikan konsumsi masyarakat aman dan bebas dari risiko kesehatan.
Pemantauan terhadap obat, makanan, dan minuman akan berlangsung hingga 31 Desember 2025.
“Pengawasan dengan instansi terkait ini terus dilakukan hingga akhir tahun mengingat tingginya permintaan konsumsi, sehingga bahan pangan harus terus dipantau,” kata Yosef.
Selain itu, partisipasi masyarakat sangat penting. Warga diimbau melaporkan ke BBPOM Makassar jika menemukan makanan atau minuman yang tidak layak konsumsi atau kedaluwarsa.