Manchester United Kirim 13 Pemain ke Piala Dunia 2026, Berapa Dana FIFA yang Diterima?

SulawesiPos.com – Manchester United menjadi salah satu klub yang paling banyak menyumbangkan pemain ke Piala Dunia FIFA 2026.

Namun, belakangan beredar klaim di media sosial yang menyebut Setan Merah akan menerima kompensasi fantastis mencapai £263 juta atau sekitar Rp5,3 triliun dari FIFA.

Klaim tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul unggahan yang mengaitkan jumlah pemain Manchester United di Piala Dunia dengan dana kompensasi FIFA.

Setelah ditelusuri, angka tersebut ternyata merupakan salah tafsir terhadap skema pembagian dana FIFA kepada klub-klub di seluruh dunia.

Program kompensasi yang dimaksud berasal dari FIFA Club Benefits Programme, sebuah mekanisme yang memberikan penghargaan kepada klub yang melepas pemainnya untuk membela tim nasional di ajang Piala Dunia.

Dalam keterangan resminya, FIFA menjelaskan bahwa dana ratusan juta pound tersebut merupakan total anggaran yang akan didistribusikan kepada seluruh klub yang pemainnya tampil di turnamen internasional, bukan hanya kepada satu klub tertentu.

BACA JUGA:  Kejutan Skuad Inggris Piala Dunia 2026: Tuchel Coret Foden dan Cole Palmer!

“Club Benefits Programme merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi klub-klub sepak bola terhadap keberhasilan kompetisi internasional FIFA melalui pelepasan pemain mereka ke tim nasional,” tulis FIFA dalam penjelasan resmi program tersebut.

Dengan demikian, angka £263 juta bukanlah nominal yang diterima Manchester United secara individu, melainkan dana kolektif yang dibagikan kepada ratusan klub peserta dari berbagai negara.

Manchester United memang termasuk klub dengan kontribusi pemain yang besar pada Piala Dunia 2026.

Berdasarkan berbagai laporan, klub asal Old Trafford itu mengirim sekitar 13 pemain untuk memperkuat tim nasional masing-masing.

Namun, besaran kompensasi FIFA dihitung berdasarkan beberapa faktor, antara lain:

  • Jumlah pemain yang dipanggil.
  • Durasi pemain berada di turnamen.
  • Prestasi atau sejauh mana tim nasional melaju di kompetisi.

Karena itu, estimasi dana yang berpotensi diterima Manchester United diperkirakan hanya berada di kisaran £3 juta hingga £4,5 juta atau sekitar Rp60 miliar hingga Rp90 miliar, tergantung perjalanan para pemain mereka di turnamen.

BACA JUGA:  Manchester United Gagal Gaet Elliot Anderson, Manchester City Jadi Opsi Serius

Jumlah tersebut tetap tergolong signifikan, tetapi jauh berbeda dari klaim Rp5,3 triliun yang beredar di media sosial.

Keikutsertaan banyak pemain Manchester United di Piala Dunia 2026 menunjukkan kualitas skuad yang dimiliki klub tersebut.

Para pemain Setan Merah tersebar di sejumlah negara peserta, mulai dari Inggris, Portugal, Argentina, Denmark, Belanda hingga negara-negara lainnya.

Semakin lama para pemain bertahan di kompetisi, semakin besar pula dana kompensasi yang akan diterima klub dari FIFA melalui skema Club Benefits Programme.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana angka besar dalam laporan keuangan olahraga dapat disalahartikan ketika konteksnya tidak dipahami secara utuh.

Dana ratusan juta pound yang diumumkan FIFA merupakan alokasi global untuk seluruh klub peserta program, bukan pembayaran tunggal kepada Manchester United.

Meski demikian, kehadiran banyak pemain Setan Merah di Piala Dunia tetap menjadi keuntungan tersendiri, baik dari sisi prestise maupun pemasukan kompensasi yang akan diterima klub setelah turnamen berakhir.

BACA JUGA:  Michael Carrick Yakinkan Kobbie Mainoo Bertahan di Manchester United

SulawesiPos.com – Manchester United menjadi salah satu klub yang paling banyak menyumbangkan pemain ke Piala Dunia FIFA 2026.

Namun, belakangan beredar klaim di media sosial yang menyebut Setan Merah akan menerima kompensasi fantastis mencapai £263 juta atau sekitar Rp5,3 triliun dari FIFA.

Klaim tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul unggahan yang mengaitkan jumlah pemain Manchester United di Piala Dunia dengan dana kompensasi FIFA.

Setelah ditelusuri, angka tersebut ternyata merupakan salah tafsir terhadap skema pembagian dana FIFA kepada klub-klub di seluruh dunia.

Program kompensasi yang dimaksud berasal dari FIFA Club Benefits Programme, sebuah mekanisme yang memberikan penghargaan kepada klub yang melepas pemainnya untuk membela tim nasional di ajang Piala Dunia.

Dalam keterangan resminya, FIFA menjelaskan bahwa dana ratusan juta pound tersebut merupakan total anggaran yang akan didistribusikan kepada seluruh klub yang pemainnya tampil di turnamen internasional, bukan hanya kepada satu klub tertentu.

BACA JUGA:  Kejutan Skuad Inggris Piala Dunia 2026: Tuchel Coret Foden dan Cole Palmer!

“Club Benefits Programme merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi klub-klub sepak bola terhadap keberhasilan kompetisi internasional FIFA melalui pelepasan pemain mereka ke tim nasional,” tulis FIFA dalam penjelasan resmi program tersebut.

Dengan demikian, angka £263 juta bukanlah nominal yang diterima Manchester United secara individu, melainkan dana kolektif yang dibagikan kepada ratusan klub peserta dari berbagai negara.

Manchester United memang termasuk klub dengan kontribusi pemain yang besar pada Piala Dunia 2026.

Berdasarkan berbagai laporan, klub asal Old Trafford itu mengirim sekitar 13 pemain untuk memperkuat tim nasional masing-masing.

Namun, besaran kompensasi FIFA dihitung berdasarkan beberapa faktor, antara lain:

  • Jumlah pemain yang dipanggil.
  • Durasi pemain berada di turnamen.
  • Prestasi atau sejauh mana tim nasional melaju di kompetisi.

Karena itu, estimasi dana yang berpotensi diterima Manchester United diperkirakan hanya berada di kisaran £3 juta hingga £4,5 juta atau sekitar Rp60 miliar hingga Rp90 miliar, tergantung perjalanan para pemain mereka di turnamen.

BACA JUGA:  Cedera Saat Bela Timnas? FIFA Siap Bayar Kompensasi Hingga Rp130 Miliar!

Jumlah tersebut tetap tergolong signifikan, tetapi jauh berbeda dari klaim Rp5,3 triliun yang beredar di media sosial.

Keikutsertaan banyak pemain Manchester United di Piala Dunia 2026 menunjukkan kualitas skuad yang dimiliki klub tersebut.

Para pemain Setan Merah tersebar di sejumlah negara peserta, mulai dari Inggris, Portugal, Argentina, Denmark, Belanda hingga negara-negara lainnya.

Semakin lama para pemain bertahan di kompetisi, semakin besar pula dana kompensasi yang akan diterima klub dari FIFA melalui skema Club Benefits Programme.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana angka besar dalam laporan keuangan olahraga dapat disalahartikan ketika konteksnya tidak dipahami secara utuh.

Dana ratusan juta pound yang diumumkan FIFA merupakan alokasi global untuk seluruh klub peserta program, bukan pembayaran tunggal kepada Manchester United.

Meski demikian, kehadiran banyak pemain Setan Merah di Piala Dunia tetap menjadi keuntungan tersendiri, baik dari sisi prestise maupun pemasukan kompensasi yang akan diterima klub setelah turnamen berakhir.

BACA JUGA:  PSM Makassar Kena Lagi Sanksi FIFA! Juku Eja Dilarang Daftarkan Pemain Baru Selama 3 Periode Transfer

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru