Empat Pemain Sulsel Masuk Skuad Timnas Futsal U-17 Indonesia, Siap Hadapi Spanyol dan Brasil

Sulawesipos.com – Empat pemain asal Sulawesi Selatan masuk dalam skuad Timnas Futsal U-17 Indonesia untuk VI Nations U-17 Futsal Tournament 2026 di Spanyol, yang berlangsung pada 24-28 Juni 2026.

Keempat pemain Sulsel itu adalah Niant Moris Very, Muhammad Rivail, Zahi Dzakwan Putra, dan Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul. Mereka menjadi bagian dari skuad Garuda Muda yang disiapkan menghadapi turnamen internasional usia muda tersebut.

Masuknya empat pemain Sulsel menjadi catatan penting bagi pembinaan futsal daerah. Mereka akan mendapat pengalaman menghadapi dua kekuatan besar futsal dunia, yakni Spanyol dan Brasil, di fase grup.

Empat wakil Sulsel mengisi tiga posisi berbeda

Berdasarkan daftar pemain yang dilaporkan sejumlah sumber, Niant Moris Very masuk dalam kelompok anchor Timnas Futsal U-17 Indonesia. Posisi ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Sementara itu, Muhammad Rivail dan Zahi Dzakwan Putra tercatat mengisi posisi flank. Keduanya akan menjadi bagian dari lini yang membutuhkan kecepatan, mobilitas, serta kemampuan membuka ruang serangan.

BACA JUGA:  Meski Tumbang, Timnas Futsal Indonesia Bikin Bangga

Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul melengkapi wakil Sulsel di posisi pivot. Peran ini menjadi salah satu titik penting dalam serangan karena bertugas menahan bola, membuka ruang, dan menyelesaikan peluang.

Kehadiran empat pemain Sulsel menunjukkan potensi daerah masih mendapat tempat di level nasional. Mereka tidak hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga menjadi representasi futsal Sulawesi Selatan.

Spanyol dan Brasil jadi ujian level dunia

Timnas Futsal U-17 Indonesia akan langsung menghadapi tuan rumah Spanyol pada Rabu (24/6/2026). Setelah itu, Garuda Muda dijadwalkan menantang Brasil pada Jumat (26/6/2026).

Dua lawan tersebut dikenal memiliki kultur futsal yang kuat. Spanyol dan Brasil memiliki sistem pembinaan matang, sehingga pertandingan ini menjadi ujian besar bagi pemain muda Indonesia.

Kompas.com melaporkan, VI Nations U-17 Futsal Tournament 2026 diikuti enam negara. Selain Indonesia, peserta lainnya adalah Spanyol, Brasil, Perancis, Portugal, dan Maroko.

Bagi empat pemain Sulsel, turnamen ini menjadi kesempatan langka untuk mengukur kemampuan di level internasional. Pengalaman menghadapi negara kuat dapat menjadi modal penting bagi perkembangan karier mereka.

BACA JUGA:  Bintang Timur Surabaya Cetak Sejarah, Juara Pro Futsal League Empat Musim Beruntun

Hector Souto ingin ukur level pemain muda

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menilai turnamen di Spanyol menjadi kesempatan penting untuk melihat level pemain muda Indonesia. Ia menyebut lawan yang dihadapi punya kualitas lebih kuat.

“Turnamen ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tim sekaligus melihat standar permainan negara-negara yang lebih maju dalam futsal,” ujar Hector Souto.

Hector juga menyoroti pentingnya pengembangan pemain muda secara lebih terstruktur. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak turnamen, tetapi masih membutuhkan sistem pembinaan yang lebih kuat.

“Indonesia memiliki banyak kompetisi usia muda, namun sistem pembinaan jangka panjang masih perlu diperkuat agar talenta-talenta muda dapat berkembang secara optimal,” tambahnya.

Turnamen ini bukan hanya soal hasil akhir bagi Timnas Futsal U-17 Indonesia. Bagi Niant Moris Very, Muhammad Rivail, Zahi Dzakwan Putra, dan Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul, ajang di Spanyol menjadi panggung untuk membuktikan potensi pemain Sulsel di futsal nasional.

BACA JUGA:  Timnas Futsal Indonesia Tantang Raksasa Dunia di Copa del Mundo 2026 Brasil

Sulawesipos.com – Empat pemain asal Sulawesi Selatan masuk dalam skuad Timnas Futsal U-17 Indonesia untuk VI Nations U-17 Futsal Tournament 2026 di Spanyol, yang berlangsung pada 24-28 Juni 2026.

Keempat pemain Sulsel itu adalah Niant Moris Very, Muhammad Rivail, Zahi Dzakwan Putra, dan Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul. Mereka menjadi bagian dari skuad Garuda Muda yang disiapkan menghadapi turnamen internasional usia muda tersebut.

Masuknya empat pemain Sulsel menjadi catatan penting bagi pembinaan futsal daerah. Mereka akan mendapat pengalaman menghadapi dua kekuatan besar futsal dunia, yakni Spanyol dan Brasil, di fase grup.

Empat wakil Sulsel mengisi tiga posisi berbeda

Berdasarkan daftar pemain yang dilaporkan sejumlah sumber, Niant Moris Very masuk dalam kelompok anchor Timnas Futsal U-17 Indonesia. Posisi ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Sementara itu, Muhammad Rivail dan Zahi Dzakwan Putra tercatat mengisi posisi flank. Keduanya akan menjadi bagian dari lini yang membutuhkan kecepatan, mobilitas, serta kemampuan membuka ruang serangan.

BACA JUGA:  Timnas Futsal Indonesia Naik ke Peringkat 14 Dunia, Dekati Thailand di Ranking FIFA

Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul melengkapi wakil Sulsel di posisi pivot. Peran ini menjadi salah satu titik penting dalam serangan karena bertugas menahan bola, membuka ruang, dan menyelesaikan peluang.

Kehadiran empat pemain Sulsel menunjukkan potensi daerah masih mendapat tempat di level nasional. Mereka tidak hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga menjadi representasi futsal Sulawesi Selatan.

Spanyol dan Brasil jadi ujian level dunia

Timnas Futsal U-17 Indonesia akan langsung menghadapi tuan rumah Spanyol pada Rabu (24/6/2026). Setelah itu, Garuda Muda dijadwalkan menantang Brasil pada Jumat (26/6/2026).

Dua lawan tersebut dikenal memiliki kultur futsal yang kuat. Spanyol dan Brasil memiliki sistem pembinaan matang, sehingga pertandingan ini menjadi ujian besar bagi pemain muda Indonesia.

Kompas.com melaporkan, VI Nations U-17 Futsal Tournament 2026 diikuti enam negara. Selain Indonesia, peserta lainnya adalah Spanyol, Brasil, Perancis, Portugal, dan Maroko.

Bagi empat pemain Sulsel, turnamen ini menjadi kesempatan langka untuk mengukur kemampuan di level internasional. Pengalaman menghadapi negara kuat dapat menjadi modal penting bagi perkembangan karier mereka.

BACA JUGA:  Bintang Timur Surabaya Cetak Sejarah, Juara Pro Futsal League Empat Musim Beruntun

Hector Souto ingin ukur level pemain muda

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menilai turnamen di Spanyol menjadi kesempatan penting untuk melihat level pemain muda Indonesia. Ia menyebut lawan yang dihadapi punya kualitas lebih kuat.

“Turnamen ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tim sekaligus melihat standar permainan negara-negara yang lebih maju dalam futsal,” ujar Hector Souto.

Hector juga menyoroti pentingnya pengembangan pemain muda secara lebih terstruktur. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak turnamen, tetapi masih membutuhkan sistem pembinaan yang lebih kuat.

“Indonesia memiliki banyak kompetisi usia muda, namun sistem pembinaan jangka panjang masih perlu diperkuat agar talenta-talenta muda dapat berkembang secara optimal,” tambahnya.

Turnamen ini bukan hanya soal hasil akhir bagi Timnas Futsal U-17 Indonesia. Bagi Niant Moris Very, Muhammad Rivail, Zahi Dzakwan Putra, dan Muh. Alfayyadh Rafarrel Haerul, ajang di Spanyol menjadi panggung untuk membuktikan potensi pemain Sulsel di futsal nasional.

BACA JUGA:  Timnas Futsal Indonesia Tantang Raksasa Dunia di Copa del Mundo 2026 Brasil

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru