SulawesiPos.com – Spanyol vs Kroasia berakhir 4-1 pada laga UEFA Nations League di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Rabu (30/9/2026) dini hari WIBm. Lamine Yamal menjadi pusat kemenangan La Roja setelah mencetak dua gol, mencatat satu assist, dan mengantar Spanyol memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 40 pertandingan.
Yamal membuka skor saat laga baru berjalan dua menit.
Gol tersebut mengulang pola yang sama ketika ia juga mencetak gol cepat dalam kemenangan Spanyol atas Inggris pada pertandingan pembuka nations League.
Menurut data yang dikutip FotMob, Spanyol untuk pertama kalinya dalam sejarah tim nasionalnya mencetak gol pada dua menit awal dalam dua pertandingan beruntun.
“La Roja kini mencatat 31 kemenangan dan sembilan hasil imbang dalam 40 laga terakhir di semua kompetisi,” kata FotMob
Kroasia sempat menyamakan kedudukan melalui sundulan Dion Beljo pada menit ke-28 setelah menerima umpan silang Ivan Perisic.
Namun, Spanyol hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk kembali memimpin lewat Marc Pubill.
Yamal terlibat dalam proses gol kedua Spanyol.
Ia mengirim umpan dari skema sepak pojok yang kemudian diselesaikan Pubill melalui sundulan di dalam kotak penalti.
Yamal Menentukan Arah Pertandingan
Spanyol tetap menguasai permainan setelah unggul 2-1.
Yamal kembali mencetak gol pada menit ke-63 setelah menerima umpan terobosan Pedri, menusuk ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan ke tiang jauh.
Nico Williams melengkapi kemenangan Spanyol pada menit ke-89 setelah menyelesaikan umpan Mikel Merino dari jarak dekat. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Selain dua gol dan satu assist, Yamal mencatat dua peluang yang diciptakan, 24 umpan di sepertiga akhir lapangan, serta sembilan dribel.
Ia juga memenangi dua duel tekel dalam pertandingan tersebut.
Spanyol Kokoh di Puncak Grup
Kemenangan atas Kroasia menjadi kemenangan kedua Spanyol di Grup A3 UEFA Nations League.
Tim asuhan Luis de la Fuente mengoleksi enam poin dan memimpin klasemen sementara.
Spanyol juga membukukan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi, menyamai rentetan kemenangan terbaik mereka di bawah De la Fuente yang dibuat pada Juni hingga Juli 2024.
Kroasia berada di posisi ketiga dengan tiga poin.
Setelah dua pertandingan, Inggris menempati posisi kedua, sedangkan Republik Ceko berada di dasar klasemen.


