Oscar menyebut gol Persebaya lahir dari situasi yang seharusnya bisa diantisipasi lebih baik oleh lini belakang tuan rumah.
“Setiap bola panjang menciptakan masalah bagi pertahanan kami. Kami tidak bagus dalam awal pertandingan, terutama dalam perebutan bola kedua,” ujar Oscar seusai laga.
“Gol yang mereka cetak merupakan situasi di antara bek tengah kami, bola panjang, kami tidak melakukan antisipasi, pemain mereka berlari, kemudian kiper keluar dari posisinya,” jelasnya.
Meski begitu, Oscar memilih mengambil tanggung jawab atas proses adaptasi tim yang masih berjalan, terutama karena komposisi pemain Bhayangkara banyak berubah dalam masa persiapan.
“Saya mengambil tanggung jawab atas hal ini dan memahamkan bahwa kami harus meningkatkan permainan pada momen bertahan. Ini merupakan sesuatu yang bisa diapresiasi, tetapi kami harus tetap mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pertahanan,” tegas Oscar.
Dengan hasil ini, Persebaya dan Bhayangkara sama-sama mengawali musim dengan satu poin.
Pada pekan berikutnya, Bhayangkara dijadwalkan bertandang ke markas Dewa United, sementara Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9/2026).

