“Saya benar-benar senang. Ini menjadi hari yang sukses, kami berhasil melaju. Secara keseluruhan, suasananya juga sangat menyenangkan,” ujar Kovač seusai pertandingan.
Kovač juga memberikan apresiasi kepada HEBC yang mendapatkan kesempatan menghadapi Dortmund dalam pertandingan dengan jumlah penonton yang sangat besar.
“Bagi mereka, ini adalah pertandingan terbesar dalam hidup. Kita semua pernah memulai dari bawah. Para pemain menikmati momen ini, dan saya benar-benar senang,” katanya.
Pertandingan tersebut memang menjadi momen istimewa bagi HEBC. Klub asal Hamburg itu harus menghadapi salah satu tim terbesar Jerman di hadapan puluhan ribu penonton.
Inacio dan Ryerson Jadi Sorotan
Samuele Inacio menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam kemenangan Dortmund.
Penyerang tersebut mencetak dua gol sekaligus membantu BVB membangun keunggulan besar sebelum turun minum.
Di sisi lain, Julian Ryerson menunjukkan kontribusi penting dari sektor sayap.
Pemain asal Norwegia itu mencatatkan dua assist untuk gol Svensson dan Inacio.
Dortmund juga tampil dominan sepanjang pertandingan. Perbedaan kualitas kedua tim terlihat dari penguasaan permainan serta jumlah peluang yang diciptakan.
Bagi HEBC, pertandingan tersebut tetap menjadi pengalaman berharga meski harus mengakhiri laga dengan kekalahan lima gol tanpa balas.
Dortmund Melaju ke Putaran Kedua
Kemenangan atas HEBC memastikan langkah Dortmund berlanjut di DFB-Pokal 2026/2027.
BVB mencetak lima gol tanpa mampu dibalas lawan.
Empat gol pada babak pertama menjadi kunci kemenangan sebelum Fabio Silva melengkapi pesta gol pada paruh kedua.

