PSM Makassar Bertahan di Liga 1, Ahmad Amiruddin Soroti Cedera Pemain Asing Usai Kalah dari Madura United

SulawesiPos.com – PSM Makassar menutup musim BRI Liga 1 2025/2026 dengan hasil pahit usai kalah dari Madura United pada laga pekan terakhir Sabtu 23 Mei 2026.

Meski demikian, Juku Eja tetap berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia karena unggul head to head dalam persaingan zona bawah klasemen.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih sementara PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan bahwa kondisi tim tidak ideal saat bertandang ke markas Madura United.

Ia menyebut empat pemain asing PSM mengalami cedera sehingga memengaruhi kekuatan tim.

“Dalam prinsipnya, pemain sudah melakukan tugasnya dengan baik, tapi memang kami berangkat ke Madura dengan situasi empat pemain asing kami dalam kondisi cedera,” ujar Ahmad Amiruddin.

Menurutnya, para pemain sebenarnya tampil disiplin dan bekerja keras sepanjang pertandingan.

Namun hilangnya fokus dalam satu momen menjadi titik balik yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.

“Tapi, kita memulai laga dengan sangat bagus, pemain bekerja keras. Tapi, dalam satu momen, mereka kehilangan fokus akhirnya lawan bisa mencetak gol, dan itu merubah situasi,” lanjutnya.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Bantah Rumor Transfer Yuran Fernandes dan Victor Dethan, Manajemen: Masih Pemain Kami

Di sisi lain, laga tersebut juga menjadi momen spesial bagi pemain muda PSM, Kaka Amrullah Ronaldo Messi, yang menjalani debut bersama tim senior.

Pemain muda itu mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil meski kecewa gagal mempersembahkan kemenangan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Coach Amiruddin karena telah memberikan saya kesempatan debut malam ini. Tapi sayang sekali, kami belum bisa memberikan kemenangan buat PSM. Dan selamat buat tim Madura United,” kata Kaka Amrullah Ronaldo Messi.

Musim ini menjadi salah satu periode sulit bagi PSM Makassar.

Setelah sempat tampil kompetitif di awal musim, performa tim menurun akibat badai cedera dan inkonsistensi permainan.

Namun dukungan suporter serta perjuangan skuad membuat PSM tetap mampu mengamankan tempat di Liga 1 musim depan.

Hasil ini sekaligus menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen PSM Makassar untuk membangun tim yang lebih kompetitif menghadapi musim 2026/2027.

SulawesiPos.com – PSM Makassar menutup musim BRI Liga 1 2025/2026 dengan hasil pahit usai kalah dari Madura United pada laga pekan terakhir Sabtu 23 Mei 2026.

Meski demikian, Juku Eja tetap berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia karena unggul head to head dalam persaingan zona bawah klasemen.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih sementara PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan bahwa kondisi tim tidak ideal saat bertandang ke markas Madura United.

Ia menyebut empat pemain asing PSM mengalami cedera sehingga memengaruhi kekuatan tim.

“Dalam prinsipnya, pemain sudah melakukan tugasnya dengan baik, tapi memang kami berangkat ke Madura dengan situasi empat pemain asing kami dalam kondisi cedera,” ujar Ahmad Amiruddin.

Menurutnya, para pemain sebenarnya tampil disiplin dan bekerja keras sepanjang pertandingan.

Namun hilangnya fokus dalam satu momen menjadi titik balik yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.

“Tapi, kita memulai laga dengan sangat bagus, pemain bekerja keras. Tapi, dalam satu momen, mereka kehilangan fokus akhirnya lawan bisa mencetak gol, dan itu merubah situasi,” lanjutnya.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Kembali Disanksi FIFA, Suporter Desak Perombakan Total Manajemen

Di sisi lain, laga tersebut juga menjadi momen spesial bagi pemain muda PSM, Kaka Amrullah Ronaldo Messi, yang menjalani debut bersama tim senior.

Pemain muda itu mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil meski kecewa gagal mempersembahkan kemenangan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Coach Amiruddin karena telah memberikan saya kesempatan debut malam ini. Tapi sayang sekali, kami belum bisa memberikan kemenangan buat PSM. Dan selamat buat tim Madura United,” kata Kaka Amrullah Ronaldo Messi.

Musim ini menjadi salah satu periode sulit bagi PSM Makassar.

Setelah sempat tampil kompetitif di awal musim, performa tim menurun akibat badai cedera dan inkonsistensi permainan.

Namun dukungan suporter serta perjuangan skuad membuat PSM tetap mampu mengamankan tempat di Liga 1 musim depan.

Hasil ini sekaligus menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen PSM Makassar untuk membangun tim yang lebih kompetitif menghadapi musim 2026/2027.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru