Calvin Verdonk Bangga Jadi Pemain Indonesia Pertama di Ligue 1, Tegaskan Lille Tak Bisa Dibandingkan dengan NEC

Verdonk juga mengaku sangat menikmati atmosfer di Lille.

Ia merasa lingkungan klub mendukung perkembangan kariernya, baik dari sisi profesional maupun personal.

Baginya, bermain di Ligue 1 bukan sekadar tantangan baru, tetapi juga kesempatan untuk menguji batas kemampuannya sendiri.

Adaptasi dan Tantangan di Ligue 1

Kompetisi Ligue 1 dikenal memiliki intensitas tinggi, kekuatan fisik yang dominan, serta kualitas teknis pemain yang mumpuni.

Verdonk menyebut setiap pertandingan menuntut konsistensi dan fokus penuh sepanjang 90 menit.

Ia merasakan bahwa tempo permainan di Prancis lebih cepat dan lebih keras dibandingkan yang ia alami sebelumnya di Belanda.

Hal tersebut memaksanya untuk terus meningkatkan kemampuan bertahan, positioning, serta kontribusi saat membantu serangan.

Meski demikian, Verdonk mengaku tidak memiliki keluhan.

Ia justru merasa tertantang dan menikmati proses adaptasi tersebut.

Lingkungan tim yang solid dan profesional membuatnya cepat menyatu dengan skuad Lille.

BACA JUGA:  PSG Ditahan Tim Kecil! Drama VAR Gagalkan Kemenangan, Lorient Tahan Raksasa 2-2

Verdonk juga mengaku sangat menikmati atmosfer di Lille.

Ia merasa lingkungan klub mendukung perkembangan kariernya, baik dari sisi profesional maupun personal.

Baginya, bermain di Ligue 1 bukan sekadar tantangan baru, tetapi juga kesempatan untuk menguji batas kemampuannya sendiri.

Adaptasi dan Tantangan di Ligue 1

Kompetisi Ligue 1 dikenal memiliki intensitas tinggi, kekuatan fisik yang dominan, serta kualitas teknis pemain yang mumpuni.

Verdonk menyebut setiap pertandingan menuntut konsistensi dan fokus penuh sepanjang 90 menit.

Ia merasakan bahwa tempo permainan di Prancis lebih cepat dan lebih keras dibandingkan yang ia alami sebelumnya di Belanda.

Hal tersebut memaksanya untuk terus meningkatkan kemampuan bertahan, positioning, serta kontribusi saat membantu serangan.

Meski demikian, Verdonk mengaku tidak memiliki keluhan.

Ia justru merasa tertantang dan menikmati proses adaptasi tersebut.

Lingkungan tim yang solid dan profesional membuatnya cepat menyatu dengan skuad Lille.

BACA JUGA:  Comeback Gila! Marseille Bungkam Lyon 3-2, Aubameyang Jadi Pahlawan di Injury Time

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru