Overview
- Manchester City memastikan satu tempat di partai puncak Carabao Cup 2025/2026 setelah kembali menaklukkan Newcastle United pada leg kedua semifinal.
- Bermain dengan penuh kontrol dan determinasi, The Citizens menang 3-1 dan unggul agregat telak 5-1.
- Kemenangan ini mengantar pasukan Pep Guardiola ke final keenam mereka sejak 2016.
- Di Wembley, pada 22 Maret 2026, City akan berhadapan dengan Arsenal dalam laga sarat gengsi yang berpotensi menghadirkan sejarah baru.
SulawesiPos.com – Manchester City menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi domestik Inggris.
Setelah menang 2-0 di leg pertama, City kembali tampil agresif di Etihad Stadium.
Dua gol cepat dari Omar Marmoush pada menit ke-7 dan 29 menjadi sinyal kuat bahwa City tak ingin memberi ruang bagi Newcastle untuk bangkit.
Gelandang anyar Tijjani Reijnders turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32, mempertegas dominasi tuan rumah di babak pertama.
Newcastle sempat memperkecil ketertinggalan melalui Anthony Elanga pada menit ke-63, namun secara keseluruhan City tetap memegang kendali permainan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan 3-1 tersebut menutup semifinal dengan agregat meyakinkan 5-1, sekaligus menyingkirkan Newcastle yang berstatus juara bertahan Carabao Cup.
Final Keenam Sejak 2016, Rekor 100 Persen Juara
Keberhasilan lolos ke final Carabao Cup musim ini terasa istimewa bagi Manchester City.
Sejak 2016, City tercatat telah mencapai final Piala Liga Inggris sebanyak lima kali, dan luar biasanya, seluruh final tersebut selalu berakhir dengan trofi juara di tangan mereka.
Final pada 22 Maret 2026 mendatang akan menjadi final keenam City dalam rentang satu dekade terakhir.
Artinya, jika kembali keluar sebagai pemenang, The Citizens berpeluang mencatatkan rekor sempurna: enam final, enam gelar Carabao Cup. Sebuah pencapaian yang menegaskan dominasi City di kompetisi ini.
Arsenal Jadi Penghalang Terakhir
Di partai puncak nanti, Manchester City akan berhadapan dengan Arsenal, yang lebih dulu mengamankan tiket final usai menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-2.
Pertemuan dua kekuatan besar Premier League ini dipastikan menyedot perhatian publik sepak bola Inggris.
Arsenal datang ke Wembley dengan ambisi besar mengakhiri puasa gelar di Piala Liga Inggris, sementara City membawa mental juara dan pengalaman bermain di laga-laga besar.
Duel ini bukan sekadar final, tetapi juga adu filosofi, konsistensi, dan ketajaman taktik dua manajer papan atas.
Wembley Menjadi Panggung Penentuan
Stadion Wembley akan menjadi saksi duel klasik tersebut pada 22 Maret 2026.
Atmosfer final diprediksi berlangsung panas, mengingat kedua tim sama-sama memiliki basis suporter besar dan sejarah rivalitas yang semakin intens dalam beberapa musim terakhir.
Bagi Manchester City, laga ini adalah kesempatan emas untuk menambah koleksi trofi sekaligus memperpanjang dominasi mereka di ajang Carabao Cup.
Sementara bagi Arsenal, final ini menjadi momen pembuktian bahwa mereka siap kembali berjaya di panggung domestik.
Dengan agregat meyakinkan atas Newcastle dan rekor final yang nyaris sempurna, Manchester City datang ke Wembley sebagai favorit.
Namun Arsenal bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Final Carabao Cup 2026 bukan hanya soal trofi, tetapi juga tentang gengsi, sejarah, dan siapa yang layak disebut raja baru Piala Liga Inggris.
Apakah Manchester City akan mengukir trofi keenam sejak 2016, atau justru Arsenal yang mematahkan dominasi The Citizens? Jawabannya akan tersaji di Wembley, 22 Maret 2026.

