SulawesiPos.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris meminta pemerintah memberikan penjelasan yang jelas mengenai batas penghasilan masyarakat yang masuk kategori Desil 6.
Hal ini menurutnya sangat krusial sebab akan berpengaruh terhadap alokasi bantuan kesehatan dari pemerintah.
Pernyataan itu dilontarkan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan, Ketua DJSN, Dewas dan Dirut BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
“Masa sebagai perwakilan pemerintah Pak Menkes tidak punya gambaran masyarakat dengan penghasilan berapa yang dikategorikan sudah di Desil 6 dan tidak lagi mendapatkan bantuan, sekarang 270 juta rakyat Indonesia sedang menunggu,” ujar Charles.
Ia menyoroti ketidakjelasan indikator Desil 6 yang dinilai menimbulkan kegelisahan di masyarakat.
Berdasarkan laporan yang diterima banyak warga yang ragu berobat karena khawatir status kepesertaan bantuan kesehatan mereka dinonaktifkan.
Singgung penghasilan minimum
Charles juga menyinggung adanya informasi bahwa masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp2 juta per bulan sudah masuk kategori Desil 6.
Menurutnya, hal tersebut perlu diklarifikasi pemerintah sebab angka tersebut masih jauh di bawah standar upah minimum di sejumlah daerah.
“Ya mungkin ada yang mengatakan bahwa sekitar 2 jutaan sudah dianggap Desil 6 perbulan. Apakah dengan penghasilan 2 juta sampai 3 juta bisa dianggap bisa hidup layak di Indonesia dan tidak lagi mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Charles juga menambahkan bahwa pemerintah perlu memberikan gambaran umum mengenai kriteria Desil 6.

