Bob menambahkan, penguatan fungsi keahlian akan semakin menegaskan posisi Badan Keahlian sebagai elemen strategis dalam sistem kerja DPR, terutama dalam meningkatkan kualitas pembentukan undang-undang.
“Dengan dukungan keahlian yang kuat dan masukan dari kalangan akademisi, kita berharap fungsi legislasi DPR dapat menghasilkan produk hukum yang semakin berkualitas, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Mengenal Badan Keahlian DPR
Badan Keahlian DPR RI merupakan unsur pendukung kelembagaan DPR yang bertugas memberikan dukungan teknis dan substantif kepada para anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Lembaga ini diisi oleh tenaga ahli dari berbagai bidang, seperti hukum, ekonomi, politik, hingga kebijakan publik.
Dalam praktiknya, Badan Keahlian berperan menyusun naskah akademik, draf rancangan undang-undang, serta kajian analisis terhadap suatu kebijakan.
Dukungan tersebut menjadi fondasi penting agar setiap produk legislasi memiliki dasar ilmiah, yuridis, dan sosiologis yang kuat.
Selain itu, Badan Keahlian juga melakukan penelitian, pengolahan data, serta evaluasi terhadap pelaksanaan undang-undang.
Hasil kajian tersebut digunakan DPR sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun, membahas, maupun merevisi regulasi agar lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

