Profil Juda Agung: Perjalanan dari Bank Indonesia ke Kursi Wakil Menteri Keuangan

Overview

  • Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
  • Juda memiliki rekam jejak panjang di Bank Indonesia dan lembaga keuangan internasional seperti IMF.
  • Total kekayaannya tercatat Rp56,08 miliar, didominasi properti dan surat berharga.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis (5/2/2026).

Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Juda Agung.

Ia menggantikan Thomas Djiwandono yang diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Nama Juda Agung bukan sosok baru dalam lingkaran kebijakan ekonomi dan moneter nasional.

Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di Bank Indonesia serta pengalaman di lembaga keuangan internasional.

Juda Agung lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 6 Agustus 1964.

Pendidikan

Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada jurusan Teknologi Pertanian dan lulus pada 1987.

Pendidikan lanjutannya ditempuh di University of Birmingham, Inggris.

Di kampus tersebut, ia meraih gelar magister bidang bisnis dan keuangan pada 1995.

BACA JUGA:  DPR Minta Sekolah Sinkronkan Pembatasan Medsos Anak dengan Sistem Pembelajaran

Masih di universitas yang sama, Juda kemudian menyelesaikan studi doktoral ekonomi pada 1999.

Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat bagi kiprahnya di sektor kebijakan ekonomi dan moneter.

Karier

Karier profesional Juda dimulai di Bank Indonesia sebagai staf pada Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Pada awal penugasannya, ia sempat ditempatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London pada periode 1992–1999.

Sekembalinya ke Indonesia, ia menjadi peneliti ekonomi junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI (1999–2000).

Kariernya berlanjut sebagai peneliti ekonomi hingga kemudian dipercaya menjadi analis senior di direktorat yang sama.

Pengalaman internasionalnya bertambah saat mendapat penugasan di International Monetary Fund (IMF) pada 2006–2008.

Sepulang dari sana, kariernya terus menanjak dengan menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya:

  • Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter
  • Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter
  • Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI (2014)

Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF di Washington DC (2017–2019).

BACA JUGA:  DPR RI Sebut Reshuffle Kabinet Hak Presiden, Usai Thomas Djiwandono Ditunjuk Jadi Deputi Gubernur BI

Selanjutnya, Juda dipercaya menjadi Asisten Gubernur BI Bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial (2020–2022), serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat.

Pengalaman panjang inilah yang mengantarkannya ke posisi Wakil Menteri Keuangan.

Kekayaan

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Juda Agung tercatat memiliki total kekayaan Rp56,08 miliar setelah dikurangi utang Rp1,65 miliar.

Dua komponen terbesar penyumbang kekayaannya adalah properti dan surat berharga.

Tanah dan Bangunan (Rp21.521.800.000)

  • Properti di Jakarta Pusat seluas 300 m²/250 m²: Rp3 miliar
  • Properti di Bogor: Rp640 juta
  • Dua unit bangunan di Jakarta Pusat: masing-masing Rp240,9 juta
  • Tanah di Jakarta Selatan: Rp7,7 miliar
  • Dua rumah di Jakarta Selatan: Rp3,9 miliar dan Rp5,8 miliar

Alat Transportasi dan Mesin (Rp2.024.119.875)

  • Toyota Fortuner Diesel 2020: Rp375,5 juta
  • Toyota Calya 2019: Rp102,3 juta
  • BMW 730Li M Sport 2022: Rp1,54 miliar

Surat Berharga (Rp22.306.724.050)

Kas dan Setara Kas (Rp11.884.316.995)

Utang (Rp1.652.216.000)

Profil Singkat Juda Agung

Nama: Juda Agung
Tempat, Tanggal Lahir: Pontianak, 6 Agustus 1964
Jabatan: Wakil Menteri Keuangan RI

BACA JUGA:  Khofifah Sebut Siswa Sekolah Rakyat Banyak Yang Brilian dan Berlian

Pendidikan:

  • S1 Teknologi Pertanian — IPB (1987)
  • S2 Bisnis & Keuangan — University of Birmingham (1995)
  • S3 Ekonomi — University of Birmingham (1999)

Karier Kunci:

  • Staf hingga Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter BI
  • Penugasan di BI London
  • Economist & Advisor Kebijakan Moneter
  • Direktur Eksekutif IMF (2017–2019)
  • Asisten Gubernur BI
  • Kepala Perwakilan BI Jawa Barat

Total Kekayaan: Rp56,08 miliar
Aset Terbesar: Properti & Surat Berharga

Overview

  • Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
  • Juda memiliki rekam jejak panjang di Bank Indonesia dan lembaga keuangan internasional seperti IMF.
  • Total kekayaannya tercatat Rp56,08 miliar, didominasi properti dan surat berharga.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis (5/2/2026).

Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Juda Agung.

Ia menggantikan Thomas Djiwandono yang diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Nama Juda Agung bukan sosok baru dalam lingkaran kebijakan ekonomi dan moneter nasional.

Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di Bank Indonesia serta pengalaman di lembaga keuangan internasional.

Juda Agung lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 6 Agustus 1964.

Pendidikan

Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada jurusan Teknologi Pertanian dan lulus pada 1987.

Pendidikan lanjutannya ditempuh di University of Birmingham, Inggris.

Di kampus tersebut, ia meraih gelar magister bidang bisnis dan keuangan pada 1995.

BACA JUGA:  Profil Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong yang Terjaring OTT KPK

Masih di universitas yang sama, Juda kemudian menyelesaikan studi doktoral ekonomi pada 1999.

Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat bagi kiprahnya di sektor kebijakan ekonomi dan moneter.

Karier

Karier profesional Juda dimulai di Bank Indonesia sebagai staf pada Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Pada awal penugasannya, ia sempat ditempatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London pada periode 1992–1999.

Sekembalinya ke Indonesia, ia menjadi peneliti ekonomi junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI (1999–2000).

Kariernya berlanjut sebagai peneliti ekonomi hingga kemudian dipercaya menjadi analis senior di direktorat yang sama.

Pengalaman internasionalnya bertambah saat mendapat penugasan di International Monetary Fund (IMF) pada 2006–2008.

Sepulang dari sana, kariernya terus menanjak dengan menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya:

  • Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter
  • Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter
  • Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI (2014)

Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF di Washington DC (2017–2019).

BACA JUGA:  Juda Agung Jadi Wamenkeu, Tekankan Sinergitas Fiskal-Moneter

Selanjutnya, Juda dipercaya menjadi Asisten Gubernur BI Bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial (2020–2022), serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat.

Pengalaman panjang inilah yang mengantarkannya ke posisi Wakil Menteri Keuangan.

Kekayaan

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Juda Agung tercatat memiliki total kekayaan Rp56,08 miliar setelah dikurangi utang Rp1,65 miliar.

Dua komponen terbesar penyumbang kekayaannya adalah properti dan surat berharga.

Tanah dan Bangunan (Rp21.521.800.000)

  • Properti di Jakarta Pusat seluas 300 m²/250 m²: Rp3 miliar
  • Properti di Bogor: Rp640 juta
  • Dua unit bangunan di Jakarta Pusat: masing-masing Rp240,9 juta
  • Tanah di Jakarta Selatan: Rp7,7 miliar
  • Dua rumah di Jakarta Selatan: Rp3,9 miliar dan Rp5,8 miliar

Alat Transportasi dan Mesin (Rp2.024.119.875)

  • Toyota Fortuner Diesel 2020: Rp375,5 juta
  • Toyota Calya 2019: Rp102,3 juta
  • BMW 730Li M Sport 2022: Rp1,54 miliar

Surat Berharga (Rp22.306.724.050)

Kas dan Setara Kas (Rp11.884.316.995)

Utang (Rp1.652.216.000)

Profil Singkat Juda Agung

Nama: Juda Agung
Tempat, Tanggal Lahir: Pontianak, 6 Agustus 1964
Jabatan: Wakil Menteri Keuangan RI

BACA JUGA:  Jejak Bupati Tulungagung yang Terseret OTT KPK, Berawal dari Bisnis Toko Bangunan

Pendidikan:

  • S1 Teknologi Pertanian — IPB (1987)
  • S2 Bisnis & Keuangan — University of Birmingham (1995)
  • S3 Ekonomi — University of Birmingham (1999)

Karier Kunci:

  • Staf hingga Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter BI
  • Penugasan di BI London
  • Economist & Advisor Kebijakan Moneter
  • Direktur Eksekutif IMF (2017–2019)
  • Asisten Gubernur BI
  • Kepala Perwakilan BI Jawa Barat

Total Kekayaan: Rp56,08 miliar
Aset Terbesar: Properti & Surat Berharga

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru