24 C
Makassar
18 January 2026, 20:53 PM WITA

Sekjen Golkar: Pilkada Lewat DPRD Bukan Sekadar Hemat Biaya, Tapi Pertimbangan Dampak Sosial

Merespons kekhawatiran hilangnya hak kedaulatan rakyat, Sarmuji menjelaskan bahwa sistem pemilihan melalui DPRD yang diwacanakan saat ini berbeda dengan era Orde Baru.

Ia menyebut sistem ini akan didesain agar masyarakat tetap terlibat aktif dalam prosesnya.

Partai Golkar mengusulkan adanya sesi kampanye langsung dan debat publik sebelum DPRD mengambil keputusan.

Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menilai kualitas dan visi para kandidat secara transparan.

“Sehingga kalau DPRD memilih calon yang kualitasnya tidak sesuai dengan preferensi masyarakat yang tampak dalam debat publik maupun dalam kampanye langsung, masyarakat bisa menghukum partai politik itu dalam pemilu selanjutnya,” tegas Sarmuji.

Melalui mekanisme ini, Sarmuji beranggapan ini akuntabilitas politik tetap terjaga. (amh)

Baca Juga: 
Mantan Menteri ESDM Puji Ide Desentralisasi Politik Partai Gema Bangsa

Merespons kekhawatiran hilangnya hak kedaulatan rakyat, Sarmuji menjelaskan bahwa sistem pemilihan melalui DPRD yang diwacanakan saat ini berbeda dengan era Orde Baru.

Ia menyebut sistem ini akan didesain agar masyarakat tetap terlibat aktif dalam prosesnya.

Partai Golkar mengusulkan adanya sesi kampanye langsung dan debat publik sebelum DPRD mengambil keputusan.

Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menilai kualitas dan visi para kandidat secara transparan.

“Sehingga kalau DPRD memilih calon yang kualitasnya tidak sesuai dengan preferensi masyarakat yang tampak dalam debat publik maupun dalam kampanye langsung, masyarakat bisa menghukum partai politik itu dalam pemilu selanjutnya,” tegas Sarmuji.

Melalui mekanisme ini, Sarmuji beranggapan ini akuntabilitas politik tetap terjaga. (amh)

Baca Juga: 
Hasto Kristiyanto: Rakernas Ancol Jadi Tempat Penegasan Sikap Politik Partai

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/