Ia sempat dievakuasi ke RSUD Wamena untuk memperoleh penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Rombongan Dinas Pertanian berjumlah 11 orang dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah meninjau kegiatan cetak sawah serta menyalurkan bantuan ternak babi di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.
Kepolisian menyebut rombongan diduga dihadang kelompok bersenjata saat melintasi Muliama.
Delapan orang, termasuk seorang anak, dipisahkan dari ketiga korban dan selamat.
“Saat dalam perjalanan dan berada di sekitar Distrik Muliama, KKB menembak ketiga korban,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito.
Polisi Belum Pastikan Identitas Penembak
Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi serta memeriksa delapan saksi yang berada dalam rombongan.
Penyelidikan awal mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok bersenjata dari wilayah Nduga.
Namun, aparat belum mengumumkan identitas orang yang melakukan penembakan maupun kaitannya dengan panggilan video kepada keluarga Wili.
“Kami masih mendalami untuk memastikan siapa pelaku penembakan terhadap ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap kronologi serta menangkap pelaku.
“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Faizal.

