Keluarga: Ponsel Pegawai Dinas Pertanian, Wili Mbuik Dipakai Pelaku Video Call Usai Penembakan

SulawesiPos.com – Keluarga Wili Mbuik mengungkap ponsel pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya itu diambil setelah penembakan di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026), lalu dipakai orang yang diduga pelaku untuk menghubungi kakaknya melalui video call.

Wili meninggal setelah mengalami luka tembak, sedangkan polisi masih menyelidiki identitas kelompok yang bertanggung jawab.

Tante Wili, Selfi Mbuik, mengatakan orang-orang tersebut membuka aplikasi WhatsApp pada ponsel korban dan mencari nomor anggota keluarga yang berada di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

“Setelah mereka tembak anak kami sampai meninggal, mereka lalu ambil HP. Mereka buka WhatsApp dan nomor telepon keluarga di Rote,” kata Selfi, Kamis (10/9/2026).

Panggilan video itu diterima Minto Mbuik, kakak kandung Wili yang pernah bekerja di Papua.

Minto kemudian mempertanyakan alasan adiknya ditembak ketika sedang menjalankan tugas.

“Minto tanya, kenapa kamu tega bunuh orang tidak bersalah. Kasihan, kamu tega sekali tembak orang yang tidak tahu apa-apa,” ujar Selfi menirukan ucapan Minto.

BACA JUGA:  Korban Tewas Gempa NTT Naik Jadi 75 Orang, Pengungsi Tembus 92.735 Jiwa

Menurut keluarga, ponsel tersebut digunakan untuk menghubungi mereka beberapa kali pada Kamis siang. Komunikasi berhenti pada sore hari.

Keluarga masih menunggu kepulangan jenazah Wili ke NTT.

Jenazah diterbangkan dari Wamena menuju Jayapura pada Kamis, kemudian diberangkatkan melalui Jakarta menuju Kupang sebelum dibawa ke Rote Ndao untuk dimakamkan.

“Rencananya tiba di Kupang besok pagi dan kemungkinan akan terus ke Rote Ndao,” kata Selfi.

Tiga Pegawai Pertanian Tewas

Wili merupakan satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang meninggal dalam penembakan di Kampung Muliama sekitar pukul 15.53 WIT.

Dua korban lainnya ialah Kepala Bidang Peternakan Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35).

Aprida mengalami luka tembak di bagian perut, sedangkan Alfonsius tertembak di belakang kepala dan tangan kiri.

Keduanya meninggal di lokasi.

Wili mengalami luka tembak pada pinggang kanan.

SulawesiPos.com – Keluarga Wili Mbuik mengungkap ponsel pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya itu diambil setelah penembakan di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026), lalu dipakai orang yang diduga pelaku untuk menghubungi kakaknya melalui video call.

Wili meninggal setelah mengalami luka tembak, sedangkan polisi masih menyelidiki identitas kelompok yang bertanggung jawab.

Tante Wili, Selfi Mbuik, mengatakan orang-orang tersebut membuka aplikasi WhatsApp pada ponsel korban dan mencari nomor anggota keluarga yang berada di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

“Setelah mereka tembak anak kami sampai meninggal, mereka lalu ambil HP. Mereka buka WhatsApp dan nomor telepon keluarga di Rote,” kata Selfi, Kamis (10/9/2026).

Panggilan video itu diterima Minto Mbuik, kakak kandung Wili yang pernah bekerja di Papua.

Minto kemudian mempertanyakan alasan adiknya ditembak ketika sedang menjalankan tugas.

“Minto tanya, kenapa kamu tega bunuh orang tidak bersalah. Kasihan, kamu tega sekali tembak orang yang tidak tahu apa-apa,” ujar Selfi menirukan ucapan Minto.

BACA JUGA:  Video Ibu Korban Gempa NTT Menangis Terima Sembako Viral

Menurut keluarga, ponsel tersebut digunakan untuk menghubungi mereka beberapa kali pada Kamis siang. Komunikasi berhenti pada sore hari.

Keluarga masih menunggu kepulangan jenazah Wili ke NTT.

Jenazah diterbangkan dari Wamena menuju Jayapura pada Kamis, kemudian diberangkatkan melalui Jakarta menuju Kupang sebelum dibawa ke Rote Ndao untuk dimakamkan.

“Rencananya tiba di Kupang besok pagi dan kemungkinan akan terus ke Rote Ndao,” kata Selfi.

Tiga Pegawai Pertanian Tewas

Wili merupakan satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang meninggal dalam penembakan di Kampung Muliama sekitar pukul 15.53 WIT.

Dua korban lainnya ialah Kepala Bidang Peternakan Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35).

Aprida mengalami luka tembak di bagian perut, sedangkan Alfonsius tertembak di belakang kepala dan tangan kiri.

Keduanya meninggal di lokasi.

Wili mengalami luka tembak pada pinggang kanan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru