Mentan Amran menegaskan jabatan merupakan amanah untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap jajaran pemerintah dan pelaksana kebijakan harus mengutamakan pelayanan kepada petani.
“Kita ini pemerintah. Melayani mereka. Kita ini pembantu, kita ini pelayan,” kata Mentan Amran.
Mentan juga mengingatkan jajaran di sektor pertanian agar tidak hanya melihat persoalan dari sisi administrasi, tetapi memahami kondisi petani yang membutuhkan pelayanan pemerintah.
“Kasihan tidak? Bayangkan hidupnya. Kamu tidur di AC. Saya mungkin lama miskin, bisa membayangkan,” ujar Mentan Amran.
Mentan Amran menegaskan keberhasilan kebijakan pupuk tidak cukup hanya diukur dari ketersediaan stok. Ukuran utamanya adalah apakah pupuk tersebut benar-benar dapat diakses petani yang membutuhkan.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pupuk untuk aktif turun ke lapangan, mendata petani yang mengalami kendala, serta menyelesaikan persoalan tanpa menunggu keluhan.
Pencopotan pejabat pupuk di Banggai oleh Mantan menjadi bukti bahwa pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap jajaran yang tidak menjalankan fungsi pelayanan kepada petani.

