Pos Pendamping Nasional dibentuk di Labuan Bajo dan Maumere, sementara Posko Logistik Nasional ditempatkan di Halim Perdana Kusuma untuk memperkuat distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Bayu mengatakan tujuh hari pertama masa tanggap darurat diprioritaskan untuk pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses jalan dan komunikasi, serta penguatan koordinasi lintas instansi.
“Fungsi kehumasan juga menjadi bagian penting dalam situasi bencana. Kami memastikan perkembangan penanganan dan langkah-langkah pemerintah dapat disampaikan secara cepat, akurat, dan berkesinambungan sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” kata Bayu.
Pendataan warga terdampak juga terus dilakukan sebagai dasar penyiapan hunian sementara dan penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran.

