Update Korban Gempa NTT: 25 Orang Tewas, Ini Daftar Namanya

  1. Dua anak – Lambaleda Utara
  2. Satu perempuan dewasa – Lambaleda Utara
  3. Satu korban – Dampek, Lambaleda Utara
  4. Satu lansia – Kisol, Kecamatan Kotakomba
  5. Satu anak – Golo Linjun, Kecamatan Elar
  6. Satu korban – Bangka Kuleng, Kecamatan Lambaleda Selatan
  7. Satu anak – Bangka Kuleng, Kecamatan Lambaleda Selatan
  8. Satu anak – Rejo, Kecamatan Lambaleda Selatan
  9. Satu anak perempuan berusia 13 tahun – Pota, Kecamatan Sambirampas
  10. Satu laki-laki dewasa – Wodong, Kecamatan Lambaleda

Dua warga lainnya dilaporkan mengalami patah kaki dalam peristiwa tersebut. Salah satunya merupakan ibu dari korban anak perempuan yang meninggal di Pota.

Data BNPB Masih Berbeda

Jumlah 25 korban tersebut merupakan hasil kompilasi data dari sejumlah unsur di daerah. Angkanya masih berbeda dengan laporan resmi BNPB yang diperbarui lebih awal.

Hingga pukul 12.30 WIB, BNPB mencatat 14 orang meninggal dunia, terdiri atas tiga korban di Kabupaten Sikka, enam di Kabupaten Manggarai, dan lima di Kabupaten Manggarai Timur. BNPB juga mencatat dua korban luka berat dan 11 korban luka ringan.

BACA JUGA:  BMKG: Tsunami 0,54 Meter Terdeteksi di Bulukumba, Selayar-Bantaeng-Jeneponto Siaga

Perbedaan angka tersebut terjadi karena proses pendataan dan verifikasi korban masih berlangsung. BNPB menyatakan data korban dapat berubah mengikuti hasil validasi BPBD dan unsur terkait di lapangan.

“Data korban masih bersifat sementara dan bisa berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD dan pihak terkait,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam keterangannya.

Selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri setelah merasakan guncangan kuat dan menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa.

Proses pencarian, evakuasi, dan pemutakhiran data korban masih terus dilakukan di wilayah terdampak.

  1. Dua anak – Lambaleda Utara
  2. Satu perempuan dewasa – Lambaleda Utara
  3. Satu korban – Dampek, Lambaleda Utara
  4. Satu lansia – Kisol, Kecamatan Kotakomba
  5. Satu anak – Golo Linjun, Kecamatan Elar
  6. Satu korban – Bangka Kuleng, Kecamatan Lambaleda Selatan
  7. Satu anak – Bangka Kuleng, Kecamatan Lambaleda Selatan
  8. Satu anak – Rejo, Kecamatan Lambaleda Selatan
  9. Satu anak perempuan berusia 13 tahun – Pota, Kecamatan Sambirampas
  10. Satu laki-laki dewasa – Wodong, Kecamatan Lambaleda

Dua warga lainnya dilaporkan mengalami patah kaki dalam peristiwa tersebut. Salah satunya merupakan ibu dari korban anak perempuan yang meninggal di Pota.

Data BNPB Masih Berbeda

Jumlah 25 korban tersebut merupakan hasil kompilasi data dari sejumlah unsur di daerah. Angkanya masih berbeda dengan laporan resmi BNPB yang diperbarui lebih awal.

Hingga pukul 12.30 WIB, BNPB mencatat 14 orang meninggal dunia, terdiri atas tiga korban di Kabupaten Sikka, enam di Kabupaten Manggarai, dan lima di Kabupaten Manggarai Timur. BNPB juga mencatat dua korban luka berat dan 11 korban luka ringan.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi, Disusul Gempa Melawi dan Pangandaran Hari Ini

Perbedaan angka tersebut terjadi karena proses pendataan dan verifikasi korban masih berlangsung. BNPB menyatakan data korban dapat berubah mengikuti hasil validasi BPBD dan unsur terkait di lapangan.

“Data korban masih bersifat sementara dan bisa berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD dan pihak terkait,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam keterangannya.

Selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri setelah merasakan guncangan kuat dan menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa.

Proses pencarian, evakuasi, dan pemutakhiran data korban masih terus dilakukan di wilayah terdampak.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru