Ilmuwan Jepang Ciptakan Klon Betina dari Sel Jantan, Teknologi Y-CUT Buka Harapan Baru Melawan Kepunahan

Pencapaian Y-CUT bukan bukti bahwa reproduksi mamalia kini dapat berlangsung sepenuhnya tanpa betina karena eksperimennya masih memerlukan sel telur dan rahim induk pengganti, tetapi riset tersebut menunjukkan bahwa satu genom jantan dapat menjadi sumber lahirnya klon jantan sekaligus betina.

Temuan ini pada akhirnya memperlihatkan bagaimana penyuntingan kromosom, kloning, biobank beku, dan teknologi sel reproduksi dapat dipadukan untuk memberi kesempatan terakhir kepada spesies yang hampir kehilangan kemampuan berkembang biak. (Ali)

BACA JUGA:  Negara Rujukan Pemilahan Sampah: Jerman, Korea Selatan, dan Jepang Menekan Sampah Sejak dari Rumah

Pencapaian Y-CUT bukan bukti bahwa reproduksi mamalia kini dapat berlangsung sepenuhnya tanpa betina karena eksperimennya masih memerlukan sel telur dan rahim induk pengganti, tetapi riset tersebut menunjukkan bahwa satu genom jantan dapat menjadi sumber lahirnya klon jantan sekaligus betina.

Temuan ini pada akhirnya memperlihatkan bagaimana penyuntingan kromosom, kloning, biobank beku, dan teknologi sel reproduksi dapat dipadukan untuk memberi kesempatan terakhir kepada spesies yang hampir kehilangan kemampuan berkembang biak. (Ali)

BACA JUGA:  Jepang Menang 4-0 atas Tunisia, Elang Kartago Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru