Variasi material yang tinggi, struktur material komposit yang kompleks, serta tuntutan kualitas kendaraan membuat material hasil daur ulang sulit memenuhi standar untuk aplikasi otomotif.
Khusus untuk plastik, diperlukan rantai proses yang menggabungkan berbagai teknologi penyortiran dan pengolahan agar kualitas material dapat memenuhi kebutuhan industri otomotif secara konsisten.
BMW menilai pengembangan lebih lanjut diperlukan pada aspek desain kendaraan, pembongkaran, penyortiran, hingga teknologi daur ulang.
Car2Car Jadi Dasar Pengembangan Ekonomi Sirkular
Proyek Car2Car melibatkan mitra dari industri otomotif, produsen material, industri daur ulang, serta institusi akademik. Penelitian tersebut bertujuan mengetahui kondisi yang diperlukan agar material dari kendaraan akhir masa pakai dapat digunakan kembali dalam aplikasi otomotif baru.
Hasil proyek akan digunakan BMW Group untuk mengembangkan pendekatan Design for Circularity dan merancang kendaraan agar lebih mendukung siklus material berkualitas tinggi.
Penelitian tersebut juga memberikan data bagi pengembangan ekosistem daur ulang otomotif, termasuk dalam menghadapi regulasi kendaraan akhir masa pakai di masa mendatang.
BMW menyebut realisasi potensi tersebut tidak hanya bergantung pada kelayakan teknologi, tetapi juga membutuhkan akses terhadap kendaraan akhir masa pakai, investasi, kondisi pasar, model bisnis, serta infrastruktur yang mendukung seluruh rantai proses daur ulang.

