Janji Mentan Amran Langsung Terealisasi, Traktor Tiba di Tangan Petani dalam Hitungan Jam

Amran, kata dia, bahkan sempat memperkenalkan diri dengan nada bercanda sebagai “ketua penyuluh petani” sehingga para petani mengira ia hanya orang yang datang melihat aktivitas di sawah.

“Kami sampai bertanya-tanya, jangan-jangan itu Bupati. Ternyata setelah tahu, yang datang langsung Pak Menteri. Alhamdulillah, sore harinya traktornya benar-benar sudah datang,” ungkap Jadiyah.

Bersama petani lainnya, Jadiyah menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah.

Ia juga berharap Presiden Prabowo suatu saat ikut meninjau langsung lahan sawah di lokasi tersebut.

“Terima kasih Pak Menteri atas bantuan traktornya buat bekerja. Semoga kedepannya Pak Presiden juga bisa kesini,” ujarnya.

Traktor Disebut Bisa Tambah Pendapatan Kelompok

Sebelumnya, Amran menghampiri para petani yang mayoritas merupakan ibu-ibu dan masih menanam padi secara manual.

Dalam dialog tersebut, ia menanyakan kondisi usaha tani mereka sekaligus menawarkan bantuan traktor untuk mempermudah pengolahan lahan.

“Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?” tanya Mentan Amran kepada para petani.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia

Amran tetap memutuskan memberikan bantuan meski petani mengaku belum bisa mengoperasikan alat tersebut.

Ia mengatakan traktor itu tetap dapat memberi manfaat ekonomi bila disewakan kepada petani lain.

“Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja. Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare. Nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok,” ujar Mentan Amran.

Amran, kata dia, bahkan sempat memperkenalkan diri dengan nada bercanda sebagai “ketua penyuluh petani” sehingga para petani mengira ia hanya orang yang datang melihat aktivitas di sawah.

“Kami sampai bertanya-tanya, jangan-jangan itu Bupati. Ternyata setelah tahu, yang datang langsung Pak Menteri. Alhamdulillah, sore harinya traktornya benar-benar sudah datang,” ungkap Jadiyah.

Bersama petani lainnya, Jadiyah menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah.

Ia juga berharap Presiden Prabowo suatu saat ikut meninjau langsung lahan sawah di lokasi tersebut.

“Terima kasih Pak Menteri atas bantuan traktornya buat bekerja. Semoga kedepannya Pak Presiden juga bisa kesini,” ujarnya.

Traktor Disebut Bisa Tambah Pendapatan Kelompok

Sebelumnya, Amran menghampiri para petani yang mayoritas merupakan ibu-ibu dan masih menanam padi secara manual.

Dalam dialog tersebut, ia menanyakan kondisi usaha tani mereka sekaligus menawarkan bantuan traktor untuk mempermudah pengolahan lahan.

“Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?” tanya Mentan Amran kepada para petani.

BACA JUGA:  Dilantik Jadi Anggota DEN, Mentan Amran Siap Dorong Energi Hijau Berbasis Pertanian

Amran tetap memutuskan memberikan bantuan meski petani mengaku belum bisa mengoperasikan alat tersebut.

Ia mengatakan traktor itu tetap dapat memberi manfaat ekonomi bila disewakan kepada petani lain.

“Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja. Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare. Nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok,” ujar Mentan Amran.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru