Sementara itu, varian berbahan tembaga dijual Rp1.750.000 dan varian berbahan perak murni yang tampilannya menyerupai emas dibanderol hingga Rp2.500.000.
Fatmawati memasarkan produknya melalui sejumlah saluran, mulai dari toko oleh-oleh, platform Shopee, hingga jejaring Makassar Dagang.
Menurut dia, hasil yang dirasakan sekarang tidak datang dalam waktu singkat karena usaha itu baru mulai menunjukkan perkembangan setelah dijalankan selama beberapa tahun.
“Tahun 2010 mulai merintis, tapi lima tahun berjalan baru agak lumayan sedikit,” tambahnya.
Konsistensi tersebut kemudian membawa Songkok Dua Putri masuk ke berbagai ajang pameran, termasuk kegiatan yang digelar Apindo dan Dekranasda.
Produk buatannya juga pernah dibeli langsung oleh seorang menteri pada beberapa tahun silam, menandai pengakuan lebih luas terhadap kualitas kerajinan yang diproduksi dari workshop kecil di Makassar itu.

