SulawesiPos.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengenang Juwono Sudarsono sebagai sosok ilmuwan besar di bidang pertahanan.
Mahfud menyebut Juwono memiliki pemahaman mendalam mengenai isu pertahanan dari perspektif geopolitik global.
“Saya dulu menggantikan Prof. Juwono di awal pemerintahan Gus Dur (Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid). Sejujurnya beliau seorang ilmuwan besar yang menguasai masalah pertahanan dari optik geopolitik global,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (28/3/2026).
Mahfud menilai Juwono merupakan figur yang sangat tepat menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada masanya.
Menurutnya, selain memiliki kapasitas keilmuan, Juwono juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan tidak meledak-ledak dalam berbicara, namun tetap memiliki pengaruh kuat.
“Beliau orang yang sangat tepat menjadi Menhan pada masanya. Orangnya santun, bicaranya tidak meledak-ledak, tetapi daya tariknya luar biasa kuatnya,” kenangnya.
Ia juga mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga beliau mendapat surga-Nya,” ucap Mahfud.
Sebelumnya, kabar wafatnya Juwono telah dikonfirmasi oleh Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait.
Juwono meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah.
Jenazah rencananya dimakamkan pada Minggu (29/3/2026) di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Tokoh Lintas Pemerintahan
Juwono Sudarsono dikenal sebagai tokoh nasional yang pernah menduduki sejumlah posisi penting di berbagai era pemerintahan.
Ia menjabat Menteri Pertahanan pada masa Presiden Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, ia juga pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie serta Menteri Negara Lingkungan Hidup pada masa Presiden Soeharto.

