Garda Revolusi Iran Sumpah Setia kepada Pemimpin Baru Mojtaba Khamenei

SulawesiPos.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan dukungan penuh kepada pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang baru saja ditetapkan sebagai penerus ayahnya, Ali Khamenei.

Dukungan tersebut disampaikan setelah Majelis Ahli Iran secara resmi memilih Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi negara itu pada Minggu (8/3/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP, IRGC menegaskan kesiapan mereka untuk mematuhi dan menjalankan seluruh arahan pemimpin tertinggi yang baru.

Korps elit militer Iran tersebut menyebut pihaknya siap memberikan loyalitas penuh serta pengorbanan demi menjalankan mandat yang diemban oleh pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.

“Korps Garda Revolusi Islam siap memberikan ketaatan penuh dan pengorbanan diri dalam melaksanakan perintah ilahi dari Wali Faqih pada masa ini, Yang Mulia Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei,” kata Garda Revolusi IRGC dalam sebuah pernyataan, Senin (9/3/2026).

IRGC selama ini dikenal sebagai salah satu institusi militer paling berpengaruh di Iran dan memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kekuasaan negara tersebut.

Baca Juga: 
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Iran, Trump: Putra Khamenei Tidak Bisa Saya Terima!

Selain dari kalangan militer, dukungan juga datang dari sejumlah tokoh politik Iran.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menilai keputusan Majelis Ahli menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi merupakan langkah yang tepat bagi negara tersebut.

Majelis Ahli Iran juga menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan nasional setelah proses pemilihan pemimpin tertinggi berlangsung.

“Seluruh rakyat Iran, terutama kalangan elite dan intelektual dari seminari serta universitas untuk menyatakan kesetiaan kepada kepemimpinan dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, lembaga ulama tersebut menyebut Mojtaba Khamenei terpilih melalui pemungutan suara yang menentukan.

IRGC Siap Perang Selama 6 Bulan

Di tengah dukungan internal tersebut, ketegangan Iran dengan negara-negara Barat dan sekutunya juga terus meningkat.

Secara terpisah, IRGC mengklaim bahwa angkatan bersenjata Iran memiliki kemampuan untuk mempertahankan operasi militer intensif melawan Amerika Serikat dan Israel dalam jangka waktu yang cukup lama.

Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menyebut pasukan Iran mampu melanjutkan operasi perang intensif setidaknya selama enam bulan dengan ritme operasi yang berlangsung saat ini.

Baca Juga: 
Mojtaba Khamenei Menguat Jadi Kandidat Pengganti Ali Khamenei, Majelis Ahli Hampir Putuskan

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mampu melanjutkan perang intensif setidaknya selama 6 bulan dengan laju operasi saat ini,” katanya dilansir dari Fars.

Ia menegaskan, Iran juga telah menargetkan lebih 200 lokasi yang berkaitan dengan pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat serta Israel di kawasan Timur Tengah.

SulawesiPos.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan dukungan penuh kepada pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang baru saja ditetapkan sebagai penerus ayahnya, Ali Khamenei.

Dukungan tersebut disampaikan setelah Majelis Ahli Iran secara resmi memilih Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi negara itu pada Minggu (8/3/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP, IRGC menegaskan kesiapan mereka untuk mematuhi dan menjalankan seluruh arahan pemimpin tertinggi yang baru.

Korps elit militer Iran tersebut menyebut pihaknya siap memberikan loyalitas penuh serta pengorbanan demi menjalankan mandat yang diemban oleh pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.

“Korps Garda Revolusi Islam siap memberikan ketaatan penuh dan pengorbanan diri dalam melaksanakan perintah ilahi dari Wali Faqih pada masa ini, Yang Mulia Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei,” kata Garda Revolusi IRGC dalam sebuah pernyataan, Senin (9/3/2026).

IRGC selama ini dikenal sebagai salah satu institusi militer paling berpengaruh di Iran dan memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kekuasaan negara tersebut.

Baca Juga: 
Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Iran, Houthi Yaman: Ini Kemenangan Revolusi Islam

Selain dari kalangan militer, dukungan juga datang dari sejumlah tokoh politik Iran.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menilai keputusan Majelis Ahli menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi merupakan langkah yang tepat bagi negara tersebut.

Majelis Ahli Iran juga menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan nasional setelah proses pemilihan pemimpin tertinggi berlangsung.

“Seluruh rakyat Iran, terutama kalangan elite dan intelektual dari seminari serta universitas untuk menyatakan kesetiaan kepada kepemimpinan dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, lembaga ulama tersebut menyebut Mojtaba Khamenei terpilih melalui pemungutan suara yang menentukan.

IRGC Siap Perang Selama 6 Bulan

Di tengah dukungan internal tersebut, ketegangan Iran dengan negara-negara Barat dan sekutunya juga terus meningkat.

Secara terpisah, IRGC mengklaim bahwa angkatan bersenjata Iran memiliki kemampuan untuk mempertahankan operasi militer intensif melawan Amerika Serikat dan Israel dalam jangka waktu yang cukup lama.

Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menyebut pasukan Iran mampu melanjutkan operasi perang intensif setidaknya selama enam bulan dengan ritme operasi yang berlangsung saat ini.

Baca Juga: 
Garda Revolusi Iran Sebut Siap Perang 6 Bulan Melawan AS dan Israel

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mampu melanjutkan perang intensif setidaknya selama 6 bulan dengan laju operasi saat ini,” katanya dilansir dari Fars.

Ia menegaskan, Iran juga telah menargetkan lebih 200 lokasi yang berkaitan dengan pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat serta Israel di kawasan Timur Tengah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru