30 C
Makassar
6 March 2026, 15:30 PM WITA

Konten Kreator Ferry Irwandi Tanggung UKT Mahasiswa 1 Semester, Simak Syaratnya

SulawesiPos.com – Kreator konten sekaligus penulis Ferry Irwandi membuka program bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di Indonesia.

Program ini menawarkan pembiayaan UKT selama satu semester bagi mahasiswa yang memenuhi sejumlah persyaratan.

Pengumuman tersebut disampaikan Ferry melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (5/3/2026) dan langsung menarik perhatian warganet.

Berdasarkan pantauan Sulawesipos.com, hingga Jumat pagi (6/3/2026), unggahan itu telah memperoleh sekitar 172 ribu tanda suka, lebih dari 4.200 komentar, 11,8 ribu repost, serta dibagikan hampir 45 ribu kali oleh pengguna media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Ferry menyampaikan secara langsung niatnya untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.

“Langsung saja, gue bakal nanggung biaya UKT 1 semester buat kawan-kawan mahasiswa,” tulis Ferry dalam unggahan tersebut.

Syarat Penerima Bantuan UKT

Ferry menjelaskan bahwa program ini memiliki beberapa persyaratan bagi calon penerima, antara lain:

  • Mahasiswa maksimal jenjang S1
  • UKT golongan 1-3
  • IPK di atas 2,75
  • Belum menerima beasiswa

Mahasiswa yang memenuhi kriteria diminta menyiapkan bukti pembayaran UKT terakhir serta transkrip IPK untuk dikirim melalui email ke scholarship.irwandiferry@gmail.com.

Pendaftaran dibuka hingga 7 Maret 2026.

Program ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, Threads, TikTok, Twitter, maupun Facebook.

Ferry juga menyampaikan bahwa seluruh email yang masuk akan ditinjau sebelum pengumuman penerima bantuan.

“Kalau memenuhi syarat dan uangnya cukup. Tunggu aja balasan emailnya. Tanggal 7 kita balas semua yang bisa nerima,” tulisnya dalam unggahan lanjutan untuk menjawab pertanyaan warganet.

Siapa Ferry Irwandi?

Ferry Irwandi
Ferry Irwandi

Ferry Irwandi lahir pada 16 Desember 1991. Ia dikenal sebagai kreator konten, intelektual publik, dan aktivis media sosial yang kerap membahas isu sosial, politik, hingga filsafat dengan pendekatan rasional dan kritis.

Ia juga merupakan pendiri Malaka Project, sebuah platform edukasi digital yang fokus pada literasi publik dan pengembangan pemikiran kritis di kalangan anak muda.

Melalui Malaka Project, Ferry berupaya membangun gerakan literasi yang mendorong lahirnya generasi muda yang rasional, logis, dan kritis terhadap berbagai persoalan sosial.

Dalam perjalanan akademiknya, Ferry merupakan lulusan SMA Titian Teras Jambi dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN pada tahun 2013.

Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang magister di Central Queensland University, Australia, serta melanjutkan studi doktoral di Monash University.

Selain aktif membuat konten edukasi di YouTube dan media sosial, Ferry juga dikenal terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Pada Desember 2025, ia berhasil menggalang donasi lebih dari Rp10 miliar untuk membantu korban bencana di Aceh.

Dana Bantuan dari Buku “Prinsipil Ekonomi”

Buku Prinsipil Ekonomi
Buku Prinsipil Ekonomi

Ferry menjelaskan bahwa dana bantuan UKT tersebut berasal dari keuntungan penjualan buku yang ditulisnya berjudul “Prinsipil Ekonomi”.

Dalam buku tersebut, ia berusaha menyederhanakan konsep ekonomi agar lebih mudah dipahami oleh pembaca umum.

Menurut Ferry, ekonomi tidak hanya berkaitan dengan grafik, angka, atau teori akademik, tetapi juga tentang perilaku manusia dalam mengambil keputusan sehari-hari.

Buku ini mengaitkan konsep ekonomi dengan berbagai aspek kehidupan, seperti pengelolaan waktu, pilihan karier, gaya hidup, hingga hubungan sosial.

Salah satu gagasan utama yang diangkat adalah konsep opportunity cost, yaitu setiap pilihan memiliki konsekuensi atau biaya tertentu.

Gaya penulisan dalam buku tersebut juga mencerminkan karakter Ferry yang dikenal lugas, kritis, dan kontekstual.

“Saya menulis buku ini dalam waktu 1 tahun, riset yang saya lakukan bukan cuma soal substansi ekonominya, tapi sampai ke masalah sejarah, linguistik, komunikasi, sampai melakukan komparasi pop culture untuk menemukan racik yang tepat,” tulis Ferry dalam unggahan lain yang ia sematkan.

SulawesiPos.com – Kreator konten sekaligus penulis Ferry Irwandi membuka program bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di Indonesia.

Program ini menawarkan pembiayaan UKT selama satu semester bagi mahasiswa yang memenuhi sejumlah persyaratan.

Pengumuman tersebut disampaikan Ferry melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (5/3/2026) dan langsung menarik perhatian warganet.

Berdasarkan pantauan Sulawesipos.com, hingga Jumat pagi (6/3/2026), unggahan itu telah memperoleh sekitar 172 ribu tanda suka, lebih dari 4.200 komentar, 11,8 ribu repost, serta dibagikan hampir 45 ribu kali oleh pengguna media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Ferry menyampaikan secara langsung niatnya untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.

“Langsung saja, gue bakal nanggung biaya UKT 1 semester buat kawan-kawan mahasiswa,” tulis Ferry dalam unggahan tersebut.

Syarat Penerima Bantuan UKT

Ferry menjelaskan bahwa program ini memiliki beberapa persyaratan bagi calon penerima, antara lain:

  • Mahasiswa maksimal jenjang S1
  • UKT golongan 1-3
  • IPK di atas 2,75
  • Belum menerima beasiswa

Mahasiswa yang memenuhi kriteria diminta menyiapkan bukti pembayaran UKT terakhir serta transkrip IPK untuk dikirim melalui email ke scholarship.irwandiferry@gmail.com.

Pendaftaran dibuka hingga 7 Maret 2026.

Program ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, Threads, TikTok, Twitter, maupun Facebook.

Ferry juga menyampaikan bahwa seluruh email yang masuk akan ditinjau sebelum pengumuman penerima bantuan.

“Kalau memenuhi syarat dan uangnya cukup. Tunggu aja balasan emailnya. Tanggal 7 kita balas semua yang bisa nerima,” tulisnya dalam unggahan lanjutan untuk menjawab pertanyaan warganet.

Siapa Ferry Irwandi?

Ferry Irwandi
Ferry Irwandi

Ferry Irwandi lahir pada 16 Desember 1991. Ia dikenal sebagai kreator konten, intelektual publik, dan aktivis media sosial yang kerap membahas isu sosial, politik, hingga filsafat dengan pendekatan rasional dan kritis.

Ia juga merupakan pendiri Malaka Project, sebuah platform edukasi digital yang fokus pada literasi publik dan pengembangan pemikiran kritis di kalangan anak muda.

Melalui Malaka Project, Ferry berupaya membangun gerakan literasi yang mendorong lahirnya generasi muda yang rasional, logis, dan kritis terhadap berbagai persoalan sosial.

Dalam perjalanan akademiknya, Ferry merupakan lulusan SMA Titian Teras Jambi dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN pada tahun 2013.

Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang magister di Central Queensland University, Australia, serta melanjutkan studi doktoral di Monash University.

Selain aktif membuat konten edukasi di YouTube dan media sosial, Ferry juga dikenal terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Pada Desember 2025, ia berhasil menggalang donasi lebih dari Rp10 miliar untuk membantu korban bencana di Aceh.

Dana Bantuan dari Buku “Prinsipil Ekonomi”

Buku Prinsipil Ekonomi
Buku Prinsipil Ekonomi

Ferry menjelaskan bahwa dana bantuan UKT tersebut berasal dari keuntungan penjualan buku yang ditulisnya berjudul “Prinsipil Ekonomi”.

Dalam buku tersebut, ia berusaha menyederhanakan konsep ekonomi agar lebih mudah dipahami oleh pembaca umum.

Menurut Ferry, ekonomi tidak hanya berkaitan dengan grafik, angka, atau teori akademik, tetapi juga tentang perilaku manusia dalam mengambil keputusan sehari-hari.

Buku ini mengaitkan konsep ekonomi dengan berbagai aspek kehidupan, seperti pengelolaan waktu, pilihan karier, gaya hidup, hingga hubungan sosial.

Salah satu gagasan utama yang diangkat adalah konsep opportunity cost, yaitu setiap pilihan memiliki konsekuensi atau biaya tertentu.

Gaya penulisan dalam buku tersebut juga mencerminkan karakter Ferry yang dikenal lugas, kritis, dan kontekstual.

“Saya menulis buku ini dalam waktu 1 tahun, riset yang saya lakukan bukan cuma soal substansi ekonominya, tapi sampai ke masalah sejarah, linguistik, komunikasi, sampai melakukan komparasi pop culture untuk menemukan racik yang tepat,” tulis Ferry dalam unggahan lain yang ia sematkan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/