24 C
Makassar
16 February 2026, 6:46 AM WITA

Obama vs Trump? Ini Respons Obama soal Video Kontroversial di Truth Social

SulawesiPos.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan keprihatinan atas menurunnya standar kepantasan dalam komunikasi politik, menyusul beredarnya video di akun media sosial milik Donald Trump yang memuat visual bernada rasial terhadap dirinya dan Michelle Obama.

Video tersebut diunggah melalui platform Truth Social pada Rabu (5/2/2026).

Dalam salah satu bagian tayangan berdurasi sekitar satu menit yang membahas klaim dugaan kecurangan Pemilu AS 2020, muncul cuplikan singkat yang memperlihatkan wajah Barack dan Michelle Obama ditempelkan pada tubuh hewan primata.

Unggahan itu memicu reaksi dari sejumlah kalangan politik di Amerika Serikat.

Setelah menuai sorotan, video tersebut kemudian dihapus.

Pihak terkait menyatakan unggahan itu terjadi akibat kesalahan staf.

Obama untuk pertama kalinya menanggapi polemik tersebut dalam wawancara yang dirilis Sabtu, waktu setempat.

Tanpa menyebut nama Trump secara langsung, ia mengatakan sebagian besar warga Amerika merasa terganggu oleh praktik komunikasi publik yang dinilai mengabaikan rasa hormat terhadap jabatan.

Menurut Obama, perdebatan politik kini kerap bergeser dari substansi kebijakan menjadi konten yang memicu kontroversi di media sosial dan televisi.

Ia menilai hilangnya rasa malu serta kepatutan dalam ruang publik sebagai persoalan serius dalam demokrasi.

SulawesiPos.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan keprihatinan atas menurunnya standar kepantasan dalam komunikasi politik, menyusul beredarnya video di akun media sosial milik Donald Trump yang memuat visual bernada rasial terhadap dirinya dan Michelle Obama.

Video tersebut diunggah melalui platform Truth Social pada Rabu (5/2/2026).

Dalam salah satu bagian tayangan berdurasi sekitar satu menit yang membahas klaim dugaan kecurangan Pemilu AS 2020, muncul cuplikan singkat yang memperlihatkan wajah Barack dan Michelle Obama ditempelkan pada tubuh hewan primata.

Unggahan itu memicu reaksi dari sejumlah kalangan politik di Amerika Serikat.

Setelah menuai sorotan, video tersebut kemudian dihapus.

Pihak terkait menyatakan unggahan itu terjadi akibat kesalahan staf.

Obama untuk pertama kalinya menanggapi polemik tersebut dalam wawancara yang dirilis Sabtu, waktu setempat.

Tanpa menyebut nama Trump secara langsung, ia mengatakan sebagian besar warga Amerika merasa terganggu oleh praktik komunikasi publik yang dinilai mengabaikan rasa hormat terhadap jabatan.

Menurut Obama, perdebatan politik kini kerap bergeser dari substansi kebijakan menjadi konten yang memicu kontroversi di media sosial dan televisi.

Ia menilai hilangnya rasa malu serta kepatutan dalam ruang publik sebagai persoalan serius dalam demokrasi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/