26 C
Makassar
6 February 2026, 15:59 PM WITA

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Impor yang Terseret Kasus Suap Oknum Bea Cukai

Fasilitas Gudang dan Cabang Domestik

Blueray Cargo mengklaim memiliki jaringan gudang di sejumlah negara serta cabang operasional di beberapa kota besar di Indonesia.

Infrastruktur ini disebut mendukung kelancaran arus barang lintas negara, baik untuk pengiriman skala kecil maupun besar.

Selain itu, perusahaan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra logistik, pelabuhan, dan maskapai penerbangan internasional untuk menunjang distribusi barang.

Layanan Pengiriman Udara dan Laut

Dalam praktiknya, Blueray Cargo menawarkan dua moda utama pengiriman, yakni:

  • Pengiriman udara, dengan opsi reguler dan ekspres melalui kerja sama dengan maskapai penerbangan internasional.
  • Pengiriman laut, meliputi layanan Less Container Load (LCL) dan Full Container Load (FCL), yang ditujukan untuk kebutuhan pengiriman barang dalam berbagai skala volume.

Kedua layanan ini menjadi tulang punggung aktivitas impor perusahaan selama bertahun-tahun.

Sorotan Usai Terungkapnya Kasus Suap

Reputasi Blueray Cargo kini berada dalam sorotan setelah KPK mengungkap dugaan aliran dana kepada oknum Bea Cukai guna meloloskan barang impor tanpa pemeriksaan fisik.

Dalam perkara tersebut, penyidik mendalami dugaan masuknya barang ilegal, termasuk barang palsu atau tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: 
Isra Miraj Berapa Hari Lagi? Cek Jadwal Resmi SKB 3 Menteri!

KPK menegaskan bahwa penanganan perkara tidak berhenti pada individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka, melainkan terus dikembangkan untuk menelusuri peran pihak-pihak lain yang terlibat.

Kasus ini sekaligus membuka kembali diskursus publik mengenai pengawasan impor dan integritas sistem kepabeanan di Indonesia, khususnya terhadap perusahaan jasa logistik berskala besar.

Fasilitas Gudang dan Cabang Domestik

Blueray Cargo mengklaim memiliki jaringan gudang di sejumlah negara serta cabang operasional di beberapa kota besar di Indonesia.

Infrastruktur ini disebut mendukung kelancaran arus barang lintas negara, baik untuk pengiriman skala kecil maupun besar.

Selain itu, perusahaan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra logistik, pelabuhan, dan maskapai penerbangan internasional untuk menunjang distribusi barang.

Layanan Pengiriman Udara dan Laut

Dalam praktiknya, Blueray Cargo menawarkan dua moda utama pengiriman, yakni:

  • Pengiriman udara, dengan opsi reguler dan ekspres melalui kerja sama dengan maskapai penerbangan internasional.
  • Pengiriman laut, meliputi layanan Less Container Load (LCL) dan Full Container Load (FCL), yang ditujukan untuk kebutuhan pengiriman barang dalam berbagai skala volume.

Kedua layanan ini menjadi tulang punggung aktivitas impor perusahaan selama bertahun-tahun.

Sorotan Usai Terungkapnya Kasus Suap

Reputasi Blueray Cargo kini berada dalam sorotan setelah KPK mengungkap dugaan aliran dana kepada oknum Bea Cukai guna meloloskan barang impor tanpa pemeriksaan fisik.

Dalam perkara tersebut, penyidik mendalami dugaan masuknya barang ilegal, termasuk barang palsu atau tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: 
KPK Tetapkan Bupati Pati Tersangka Pemerasan 601 Jabatan Desa, Sita Rp2,6 Miliar

KPK menegaskan bahwa penanganan perkara tidak berhenti pada individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka, melainkan terus dikembangkan untuk menelusuri peran pihak-pihak lain yang terlibat.

Kasus ini sekaligus membuka kembali diskursus publik mengenai pengawasan impor dan integritas sistem kepabeanan di Indonesia, khususnya terhadap perusahaan jasa logistik berskala besar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/