24 C
Makassar
3 February 2026, 3:22 AM WITA

Tragedi ATR Bulusaraung Picu Curhat Warganet soal Dosa Masa Lalu Maskapai Nasional

Ia juga mengklaim bahwa bukti digital berupa email lama berhasil mengungkap pembocoran data strategis maskapai.

“Bro, ini roadmap kita 5 tahun ke depan. Please adjust penawaran lo biar masuk kriteria,” tulisnya mengutip isi email yang diklaim ditemukan tim forensik.

Menurut pengakuannya, dampak dari keputusan pengadaan tersebut dirasakan bertahun-tahun kemudian.

“Maskapai negara rugi operasional triliunan rupiah bertahun-tahun. Pesawat Bombardier CRJ-1000 itu ternyata nggak cocok sama karakter bandara di Indonesia,” lanjut dia.

Ia bahkan menyebut angka kerugian negara yang sangat besar yakni menyentuh angka Rp9,3 triliun.

“Total kerugian negara dari pengadaan pesawat ATR 72-600 dan CRJ-1000 ini mencapai USD 609 juta atau sekitar Rp 9,3 triliun,” klaimnya.

Refleksi Publik di Tengah Duka

Di bagian akhir, warganet tersebut kembali menegaskan bahwa tragedi jatuhnya pesawat di Sulsel merupakan musibah yang tidak bisa disederhanakan.

“Musibah jatuhnya pesawat di Sulawesi kemarin murni kecelakaan yang bikin kita semua berduka,” kata akun tersebut.

Namun ia berharap tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan penerbangan harus ditempatkan di atas kepentingan lain.

Baca Juga: 
Imbas Viral Kasus Sekolah Kosong di Madura, BGN Minta SPPG Aktif Cek Sekolah Penerima MBG

“Semoga di kokpit dan di ruang direksinya, diisi orang-orang yang beneran cinta nyawa manusia, bukan cinta komisi,” pungkasnya.

Ia juga mengklaim bahwa bukti digital berupa email lama berhasil mengungkap pembocoran data strategis maskapai.

“Bro, ini roadmap kita 5 tahun ke depan. Please adjust penawaran lo biar masuk kriteria,” tulisnya mengutip isi email yang diklaim ditemukan tim forensik.

Menurut pengakuannya, dampak dari keputusan pengadaan tersebut dirasakan bertahun-tahun kemudian.

“Maskapai negara rugi operasional triliunan rupiah bertahun-tahun. Pesawat Bombardier CRJ-1000 itu ternyata nggak cocok sama karakter bandara di Indonesia,” lanjut dia.

Ia bahkan menyebut angka kerugian negara yang sangat besar yakni menyentuh angka Rp9,3 triliun.

“Total kerugian negara dari pengadaan pesawat ATR 72-600 dan CRJ-1000 ini mencapai USD 609 juta atau sekitar Rp 9,3 triliun,” klaimnya.

Refleksi Publik di Tengah Duka

Di bagian akhir, warganet tersebut kembali menegaskan bahwa tragedi jatuhnya pesawat di Sulsel merupakan musibah yang tidak bisa disederhanakan.

“Musibah jatuhnya pesawat di Sulawesi kemarin murni kecelakaan yang bikin kita semua berduka,” kata akun tersebut.

Namun ia berharap tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan penerbangan harus ditempatkan di atas kepentingan lain.

Baca Juga: 
Ahok Klaim Laba Pertamina Tertinggi Sepanjang Sejarah Tercapai Lewat MyPertamina

“Semoga di kokpit dan di ruang direksinya, diisi orang-orang yang beneran cinta nyawa manusia, bukan cinta komisi,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/