Overview
- Upaya klarifikasi Roby Tremonti terkait dugaan child grooming kembali menuai sorotan setelah percakapan DM dengan buzzer bocor ke publik.
- Negosiasi tarif konten media sosial yang tersebar luas justru memicu reaksi negatif warganet dan memperkuat kecurigaan publik.
- Strategi pencitraan yang bocor ini dinilai kontraproduktif dan memperburuk posisi Roby di tengah kontroversi yang berlangsung.
SulawesiPos.com – Upaya Roby Tremonti meredam sorotan publik terkait dugaan kasus child grooming justru berbalik menjadi sorotan baru setelah percakapan pribadinya dengan seorang buzzer di media sosial tersebar luas.
Nama Roby sebelumnya ramai diperbincangkan usai pengakuan Aurelie Moremans dalam buku Broken Strings, yang mengungkap pengalaman child grooming sejak usia remaja oleh sosok bernama Bobby yang diduga merujuk kepadanya.
Pada Rabu (14/1/2026), Roby sempat tampil di hadapan awak media untuk menyampaikan klarifikasi dan membantah tudingan tersebut.
Ia menegaskan tidak pernah melakukan child grooming serta menyatakan pernikahannya dengan Aurelie kala itu sah secara hukum, meskipun Gereja Katolik telah mengeluarkan surat pembatalan pernikahan mereka.
Roby juga menilai isi buku tersebut telah memutarbalikkan fakta dan mencoreng nama baiknya di ruang publik.
Namun klarifikasi itu dinilai gagal meredam kontroversi, karena justru memicu respons negatif warganet yang semakin mempertanyakan pernyataannya.

