Dengan membuka akses gratis, ia berharap kisah ini tidak hanya menjadi sekadar bacaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi para orang tua dan penguat bagi sesama penyintas child grooming.
Melalui karya ini, Aurelie menunjukkan bahwa seni dapat menjadi media pemulihan sekaligus alat advokasi untuk mencegah terjadinya kekerasan dan manipulasi terhadap anak di masa depan.
Berikut link unduhan bukunya: di sini

