Overview
- Presiden Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa dari Letda TNI AL menjadi Kapten TNI AL kepada atlet angkat besi Rizki Juniansyah.
- Rizki Juniansyah yang lahir di Serang 17 Juni 2003, mendapat kenaikan pangkat dua tingkat atas prestasinya meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia di SEA Games 2025 Thailand.
- Rizki Juniansyah baru saja dilantik jadi Letda TNI AL, yakni pada 27 November 2024, atas prestasinya meraih medali emas Olimpade Paris 2024.
SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan pangkat Rizki Juniansyah dari Letda TNI AL langsung menjadi Kapten TNI AL. Kenaikan pangkat luar biasa itu diberikan atas prestasi Rizky meraih medali emas angkat besi SEA Games 2025 Thailand dan memecahkan rekor dunia.
“Saya naikkan pangkatnya dua tingkat. Jadi, kalau sebelumnya letda, sekarang sudah kapten,” kata Prabowo dalam acara pembagian bonus kepada atlet peraih medali SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Prabowo memberikan bonus fantastis kepada peraih medali emas perorangan, yakni Rp 1 miliar, dan atlet peraih perak dan perunggu juga mendapatkan bonus yang nilainya cukup besar.
Penyerahan bonus dilakukan secara simbolis kepada atlet yang meraih emas, perak, dan perunggu.
Berkah besar diperoleh Rizki Juniansyah. Selain mendapatkan bonus Rp 1 miliar karena meraih medali emas angkat berat di SEA Games ke-33 Thailand, ia juga mendapat kenaikan pangkat yang luar biasa. Dari letda langsung jadi kapten.
Padahal, Rizki Juniansyah baru tiga bulan dilantik menjadi Letda TNI AL. Presiden Prabowo sebelumnya memberikan anugerah itu atas prestasi Rizki Juniansyah meriah medali emas Olimpiade Paris 2024.
Rizky Juniansyah dilantik menjadi Letda TNI AL oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/11/2025).
Dengan kenaikan pangkat dua tingkat, tak lama lagi Rizki Juniansyah akan dilantik lagi menjadi Kapten TNI AL.
Bonus Total Rp 465 Miliar
Indonesia berhasil meraih 91 emas, 11 perak, dan 131 perunggu di SEA Games 2025. Kemenpora melalui Bank BRI telah mentransfer bonus total Rp 465 miliar.
Peraih emas tunggal mendapat Rp 1 miliar, perak tunggal Rp 315 juta, dan medali perunggu tunggal Rp 157 juta. Ada juga perhitungan tersendiri untuk peraih medali beregu.*

